Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
šŸ‡®šŸ‡© ID | šŸ‡¬šŸ‡§ EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2091–2100 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KANDUNGAN PROTEIN DAN LEMAK PADA BISKUIT

Lihat Detail Karya
Penulis: DINA PUTRI WIDYASARI
NIM: P17120173023
Program Studi: PRODI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita. SST.MP
Subjek: Biskuit, kjedahl, lemak, protein, soxhlet
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Dina Putri Widyasari. 2020. Analisis Kandungan Protein dan Lemak pada Biskuit. Pembimbing: I Komang Suwita. SST.MP Kemajuan zaman berdampak pada perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia salah satunya yaitu kebiasaan mengkonsumsi jajanan dan camilan yang tinggi lemak dan rendah serat. Biskuit merupakan salah satu camilan yang dikenal oleh masyarakat. Menurut SNI 2973-2011 syarat kandungan minimum protein pada biskuit adalah 5% sedangkan berdasarkan SNI 01-2973-1992 lemak yang harus terdapat dalam biskuit sebanyak minimal 9,5%. Dari hasil penelitian Nanti Mustika pada tahun 2019 terhadap kualitas biscuit formulasi tepung pisang batu dan tepung terigu menunjukkan bahwa hasil pengujian parameter protein dan lemak didapatkan hasil sebesar 5,66% dan 20,71%. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada biscuit yang tidak memenuhi standart uji mutu biscuit. Pada penelitian ini, untuk menentukan kadar protein menggunakan metode semi mikro kjeldhal sedangkan untuk kadar lemak menggunakan metode ekstraksi langsung dengan alat soxhlet berdasarkan standar yang ditetapkan oleh SNI 01-2891-1992. Sampel pada penelitian ini adalah biscuit yang beredar di Surabaya dengan jumlah sampel sebanyak 6 biskuit dengan merek yang berbeda. Besar kadar protein pada sampel biscuit A,B,C,D,E, dan F berturut-turut adalah 6,483%, 6,755%, 7,612%, 8,487%, 6,863%, dan 8,273%. Untuk analisis kadar lemak, rata-rata kandungan lemak pada sampel A adalah 12,5808%, sampel B sebesar 13,1329%, sampel C sebesar 27,6013%, sampel D sebesar 16,0506%, sampel E sebesar 30,2272% dan sampel F sebesar 27,8428%. Sehingga, semua biscuit memenuhi standar mutu biscuit. Kata kunci : Biskuit, kjedahl, lemak, protein, soxhlet
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KANDUNGAN RHODAMIN B PADA LIPSTIK DENGAN METODE SENSOR KIMIA REAGEN Zn(CNS)2 DAN SPEKTROMETRI UV VIS

Lihat Detail Karya
Penulis: MIRANDA SAVEREN OKTAVIA
NIM: P17120173022
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita. SST.MP.
Subjek: Rhodamin B, lipstik, sensor kimia, spektrofotometri UVāˆ’Vis
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Miranda Saveren Oktavia. 2020. Analisis Kandungan Rhodamin B Pada Lipstik Dengan Metode Sensor Kimia Reagen Zn(Cns)2 dan Spektrometri UVāˆ’Vis. Pembimbing: I Komang Suwita. SST.MP Peredaran dan kebutuhan terhadap kosmetik semakin bertambah, salah satu yang sering digunakan adalah lipstik. Menurut peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 Tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetik, rhodamin B termasuk bahan pewarna sintetik yang berbahaya dan dilarang dalam penggunaanya. Dalam penggunaan zat pewarna sering kali disalah gunakan dengan penggunaan pewarna yang tidak semestinya atau berbahaya, akibatnya menimbulkan kerugian bagi konsumen dan berdampak buruk bagi kesehatan. Temuan BPOM tahun 2015 sampai 2019 masih terdapat rhodamin B yang digunakan sebagai salah satu pewarna maka dilakukan penelitian tentang Analisis Kandungan Rhodamin B pada Lipstik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rapid test dengan menggunakan reagen Zn(CNS)2 untuk mengetahui kandungan rhodamin B pada sampel lipstik. Pada penelitian ini menggunakan metode sensor kimia (rapid test) dan menggunakan metode uji spektrofotometri UVāˆ’Vis. Untuk metode sensor kimia terlebih dahulu melakukan uji validasi (lineritas, LOD, akurasi, dan presisi). Sampel untuk penelitian ini diambil di pasar di Malang. sampel yang akan diuji pada penelitian ini sebanyak 3 dengan 2 kali replikasi. Pada uji validasi sensor kimia (rapid test) pada penelitian ini dikatakan baik. Pada pengujian sampel menggunakan sensor test kit pada sampel 1 sebesar 4,192, pada sampel 2 sebesar 8,073 dan pada sampel 3 sebesar 8,46 dan pada uji spektrofotometri UV-Vis sampel 1 sebesar 4,247, pada sampel 2 8,078 dan pada sampel 3 sebesar 8,474. Zn(CNS)2 dapat digunakan sebagai reagen sensor kimia untuk mendeteksi rhodamin B. Kata kunci : Rhodamin B, lipstik, sensor kimia, spektrofotometri UVāˆ’Vis
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KEBERHASILAN KREDENSIALING FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (KLINIK) DI KLINIK GRIYA BROMO

Lihat Detail Karya
Penulis: Akhmad Fa’iq Tamammi
NIM: P17430173012
Program Studi: PRODI D-III ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, SST, MpH.
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KEBERHASILAN KREDENSIALING FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (KLINIK) DI KLINIK GRIYA BROMO

Lihat Detail Karya
Penulis: Akhmad Fa’iq Tamammi
NIM: P17430173012
Program Studi: POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
Dosen Pembimbing: rizki mustika riswari, SST. MPH
Cover KTI
2020

ANALISIS KEBUTUHAN PETUGAS REKAM MEDIS BERDASARKAN METODE ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN (ABK KES) DI PUSKESMAS DINOYO

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI SOVIATUS ZAHRO
NIM: 17410174052
Program Studi: D III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Hastuti Suryandari, M.QIH
Subjek: REKAM MEDIS,INFORMASI KESEHATAN
Cover KTI
2020

ANALISIS KELENGKAPAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN BERDASARKAN KRITERIA KEAKURASIAN PENDOKUMENTASIAN KLINIS DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: CANDRA LUKITA
NIM: 17410173048
Program Studi: DIII REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Diniyah Kholidah, S.ST, S.Gz., M.PH
Subjek: REKAM MEDIS, INFORMASI KESEHATAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Candra Lukita, 2020. ā€œAnalisis Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Jalan berdasarkan Kriteria Keakurasian Pendokumentasian Klinis di Puskesmas Dinoyo Kota Malangā€. Laporan Tugas Akhir. Program Studi D-III Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. Pembimbing Utama: Diniyah Kholidah, SST., S.Gz., MPH. Rekam Medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan. Kelengkapan dan keakuratan isi rekam medis berdampak pada mutu pelayanan kesehatan. Kriteria keakuratan untuk pendokumentasian klinis ada 7 (tujuh) dapat terbaca (legible), dapat dipercaya (reliable), tepat (precise), lengkap (complete), konsisten (consistent), jelas (clear) dan tepat waktu (timely). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelengkapan rekam medis rawat jalan berdasarkan kriteria pendokumentasian klinis yang akurat dan mengetahui faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat jalan di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 660 rekam medis rawat jalan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 rekam medis rawat jalan. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi checklist dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase kelengkapan yang memenuhi 7 (tujuh) kriteria pendokumentasian klinis pada review identifikasi sebanyak 90,5%, review pelaporan penting sebanyak 82,5%, review pencatatan sebanyak 83,5%, review autentifikasi sebanyak 84,3%. Faktor penyebab ketidaklengkapan pengisian dokumen rekam medis rawat jalan di Puskesmas Dinoyo Kota Malang adalah kurangnya sumber daya manusia. Saran dalam penelitian ini adalah kegiatan analisis kelengkapan dokumen rekam rekam medis dilakukan berdasarkan 7 (tujuh) kriteria pendokumentasian klinis agar terciptanya penyelenggaraan rekam medis yang berkualitas prima dan hasil analisis kelengkapan yang benar dan akurat. Kata Kunci : Kelengkapan dokumen rekam medis rawat jalan, tujuh kriteria
Cover KTI
2020

ANALISIS KELENGKAPAN PENGISIAN SERTA KESESUAIAN PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR BERDASARKAN KRITERIA PENDOKUMENTASIAN KLINIS PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KOTA MALANG TAHUN 2018

Lihat Detail Karya
Penulis: AINUN NADIAH FITRI
NIM: 1603410020
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Endang Widajati, SST, M.Kes
Subjek: GIZI
Lihat Abstraksi
ABSTRAK AINUN NADIAH FITRI. 2020. Analisis Kelengkapan Pengisian serta Kesesuaian Proses Asuhan Gizi Terstandar berdasarkan Kriteria Pendokumentasian Klinis pada Pasien Rawat Inap di RSUD Kota Malang Tahun 2018. Pembimbing: Endang Widajati dan Diniyah Kholidah. Akreditasi Rumah Sakit penting diperhatikan karena merupakan bentuk pengakuan terhadap mutu pelayanan. RSUD Kota Malang yang diresmikan pada tahun 2016 memiliki akreditasi D karena baru beroperasi. Ahli gizi di Rumah Sakit ikut berperan tercapainya akreditasi rumah sakit dengan cara melakukan pencatatan proses asuhan gizi terstandar (PAGT) secara lengkap dan sesuai Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kelengkapan pengisian serta kesesuaian PAGT berdasarkan kriteria pendokumentasian klinis pada pasien rawat inap di RSUD Kota Malang tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-September 2019. Populasi pada penelitian ini adalah 804 dokumen rekam medis (DRM), dengan sampel sebesar 260 DRM. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi (pengumpulan data sekunder) dan wawancara. Hasil penelitian menujukan kelengkapan pengisian dokumen proses asuhan gizi terstandar berdasarkan kriteria pendokumentasian klinis masih belum lengkap 100% karena identifikasi, pelaporan penting, pencatatan dan autentifiksi memiliki persentase <100%. Persentase kesesuaian diagnosis dan intervensi gizi (72,3%), intervensi dan monitoring evaluasi gizi (72,7%), serta asesmen dan monitoring evaluasi gizi (73,1%). Disarankan pencatatan asuhan gizi di RSUD Kota Malang sebaiknya dilengkapi dengan cara membuat form asuhan yang sesuai dengan pedoman PAGT dan kriteria pendokumentasian klinis. Kata kunci: Proses asuhan gizi terstandar, kriteria pendokumentasian klinis
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KUALITAS AIR DENGAN PARAMETER UJI TSS (TOTAL SUSPENDED SOLID), TDS (TOTAL DISSOLVED SOLID), pH, TOTAL FOSFAT (PO4--P), MINYAK LEMAK, DAN DETERGEN (MBAS) PADA AIR SUNGAI DI WILAYAH MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SHAFIYAH SARITA WIBOWO
NIM: P17120173025
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Hanandayu Widwiastuti S.Si., M.Si
Subjek: uji TSS (Total Suspended Solid)
Lihat Abstraksi
ABSTRAK SHAFIYAH SARITA WIBOWO (2020), Analisis Kualitas Air dengan Parameter Uji TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid), pH, Fosfat (PO4--P), Minyak Lemak, dan Detergen (MBAS) pada Air Sungai di Wilayah Malang, Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D3 Analisis Farmasi dan Makanan, Jurusan Gizi, Politeknik Kesehatan Malang. Pembimbing: Hanandayu Widwiastuti S.Si., M.Si. Sungai-sungai di Wilayah Malang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat pembuangan air limbah dari aktivitas rumah tangga, seperti MCK, industri, dan pertanian. Berdasarkan data DLH Kota Malang indeks pencemaran sungai di Wilayah Malang, diantaranya Sungai Brantas dengan indeks pencemaran sebesar 3,882; Sungai Amprong sebesar 3,293; Sungai Metro sebesar 5,269; Sungai Lahor sebesar 3,988; Sungai Kasin sebesar 5,269; dan Sungai Mewek–Bango sebesar 3,394 (DLH Kota Malang, 2019). Hal ini menunjukkan pencemaran air sungai di Wilayah Malang pada kategori ringan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kualitas air dengan parameter uji TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid), pH, total fosfat (PO4--P), minyak lemak, dan detergen (MBAS) sesuai standar baku mutu air kelas II Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001 pada air sungai di Wilayah Malang. Metode analisis yang digunakan, diantaranya uji TSS (APHA 2540 D-2017), TDS (APHA 2540 C-2017), pH (SNI 06-6989.11.2004), total fosfat (PO4--P) (SNI 06-6989.31-2005), minyak lemak (APHA 5220 B-2017), dan detergen (MBAS) (SNI 06-6989.51.2005). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa parameter uji yang memenuhi standar baku mutu air kelas II pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001, diantaranya uji TSS (Total Suspended Solid), TDS (Total Dissolved Solid), pH, total fosfat (PO4--P), dan detergen (MBAS). Sementara itu, untuk parameter uji yang tidak memenuhi standar baku mutu air kelas II yaitu uji minyak lemak. Kata Kunci: uji TSS (Total Suspended Solid), uji TDS (Total Dissolved Solid), uji pH, uji fosfat (PO4--P), uji minyak lemak, uji detergen (MBAS), kualitas air sungai
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH RUMAH SAKIT DI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Sintia Anggriani
NIM: P17120172011
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik, M,Kes
Cover KTI
tidak tersedia
2020

ANALISIS KUALITAS AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) BERDASARKAN PARAMETER UJI TOTAL BAKTERI E.COLLI DAN COLIFORM, pH DAN TOTAL DISSOLVED SOLID (TDS)

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVY NUR FADILLA
NIM: P17120174033
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Riska Yudhistia Asworo.
Subjek: AMDK, E.colli, Coliform, pH, TDS
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Devy Nur Fadilla. 2020. Karya Tulis Ilmiah dengan Judul ā€œAnalisis Kualitas Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Berdasarkan Parameter Uji Total Bakteri E.Colli dan Coliform, pH dan Total Dissolved Solidā€ . Pembimbing: Riska Yudhistia Asworo. Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merupakan air minum yang syaratnya harus memenuhi syarat – syarat kesehatan agar dapat diminum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas biologi, kimia dan fisika air minum dalam kemasan (AMDK) yang beredar di Kota Surabaya. Air minum yang ideal seharusnya jernih, tidak berwarna, tidak berasa dan tidak berbau. Parameter yang harus diukur untuk mengetahui kualitas air minum dalam kemasan yang dikonsumsi dijelaskan pada SNI 01- 3553- 2015. Pengujian kualitas biologi meliputi uji total bakteri E.Colli dan Coliform. Pada pengujian kualitas kimia meliputi uji nilai pH. Sedangkan pengujian fisika meliputi uji Total Dissolved Solid (TDS). Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa kualitas air minum dalam kemasan berbagai merk yang beredar di Kota Surabaya berdasarkan parameter biologi menunjukkan bahwa empat dari sepuluh sampel (4%) tidak memenuhi persyaratan uji Total Bakteri E.Colli dan Coliform berdasarkan SNI 01- 3553- 2015. Pada parameter kimia menunjukkan bahwa tiga dari sepuluh sampel (3%) tidak memenuhi persyaratan berdasarkan SNI 01- 3553- 2015. Sedangkan pada parameter fisika menunjukkan bahwa seluruh sampel (100%) memenuhi persyaratan berdasarkan SNI 01- 3553- 2015. Kata Kunci : AMDK, E.colli, Coliform, pH, TDS
Chatbot Perpustakaan
šŸ“š

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo šŸ‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan