Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 2071–2080 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2021

TUGAS AKHIR TINGKAT PENGETAHUAN HIGIENE SANITASI TERHADAP PERILAKU PENJAMAH MAKANAN DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT PUTRA WASPADA TULUNGAGUNG

Lihat Detail Karya
Penulis: ATIKA DWI SETYANINGRUM
NIM: P17110184112
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Rani Nurmayanti, SST., M.Gizi
Cover KTI
2021

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli

Lihat Detail Karya
Penulis: PUTRI EVA NURKAMILAH
NIM: P17120181002
Program Studi: D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik M.Kes
Lihat Abstraksi
Bakteri Escherichia coli mempunyai peranan yang cukup penting bagi tubuh namun juga dapat menjadi patogen sehingga menyebabkan timbulnya penyakit seperti peradangan pada saluran kandung kemih dan juga diare. Penyebaran Escherichia coli dapat terjadi dengan cara kontak langsung melalui tangan atau secara pasif dapat terjadi melalui makanan atau minuman. Menjaga kebersihan tangan sangat penting sebagai salah satu upaya menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya dengan dengan membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Tanaman kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman multiguna dan dikenal berpotensi sebagai bakterisida. Kandungan senyawa aktif pada daun kelor seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid dan senyawa fenol lainnya berpotensi sebagai bahan alam untuk pembuatan hand sanitizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor terhadap pertumbuhan bakteri. Selain itu juga untuk mengetahui metode ekstraksi yang paling baik dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor dengan metode difusi agar dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% serta kontrol positif yaitu kloramfenikol dan kontrol negatif berupa aquadest. Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa ekstrak etanol daun kelor 80% menunjukkan hasil paling baik dengan diameter zona hambat sebesar 3,33 mm sedangkan infusa daun kelor 80% sebesar 2.3 mm. Dapat disimpulkan bahwa daun kelor memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang ditunjukkan dengan adanya zona bening disekitar cakram. Adapun ekstrak etanol daun kelor menunjukkan daya hambat lebih besar dibandingkan infusa daun kelor terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Cover KTI
2021

Uji Angka Lempeng Total (ALT) dan Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Pada Serbuk Jamu Kunyit Asam Yang Beredar Di Kecamatan Klojen Kota Malang

Lihat Detail Karya
Penulis: AFIFA NUR AISYAH
NIM: P17120183083
Program Studi: D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Elok Widayanti S.Si, M.Si
Lihat Abstraksi
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui jumlah mikroba Escherichia Coli pada serbuk jamu kunyit asam yang beredar di Kecamatan Klojen Kota Malang. Serbuk jamu kunyit asam ini merupakan jamu yang terbuat dari rimpang kunyit dan buah asam jawa yang dibuat dalam bentuk serbuk. Pengujian ini menggunakan metode ALT (Angka Lempeng Total) dan MPN. Uji ALT digunakan untuk menghitung banyaknya bakteri yang tumbuh dan berkembang pada sampel, juga sebagai acuan yang dapat menentukan kualitas dan keamanan simplisia (Depkes RI, 1994). Untuk uji MPN dilakukan uji penduga, uji konfirmasi, uji lengkap, uji NA, uji pewarnaan gram, dan uji biokimia yang meliputi uji indol, uji MR, uji VP, dan uji sitrat. Pada uji MPN ketiga sampel yang telah diuji tidak memenuhi syarat berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 661/Menkes/SK/VII/2008 tentang persyaratan obat tradisional yang menyatakan bahwa obat tradisional harus bebas dari mikroba pathogen, salah satunya Escherichia Coli. Sedangkan, untuk uji ALT diperoleh hasil bakteri Escherichia Coli dengan Angka Lempeng Total (ALT) sebesar 3 x 104 (sampel 1); 7,8 x 104 (sampel 2); <3 x 104 (2,6 x 104) (sampel 3). Dari ketiga sampel jamu serbuk kunyit asam tersebut melebihi persyaratan yang telah ditetapkan pada SNI 01-4320-1996 Tentang Serbuk Minuman Tradisional.
Cover KTI
2021

UJI DAYA DETERGENSI SEDIAAN DETERGEN CAIR DENGAN VARIASI KONSENTRASI SURFAKTAN ALAMI EKSTRAK BUAH LERAK (Sapindus Rarak DC) SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI SURFAKTAN SINTETIS

Lihat Detail Karya
Penulis: ARTIKA DWI SETIAWARDHANI
NIM: P17120183023
Program Studi: D-III ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Hanandayu Widwiastuti S.Si., M.Si.
Lihat Abstraksi
Surfaktan sintetis merupakan salah satu bahan pencemar lingkungan yang dapat menimbulkan banyak dampak negatif bagi lingkungan terutama lingkungan perairan termasuk ekosistem di dalamnya serta bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan adanya inovasi baru tentang surfaktan yang lebih ramah lingkungan serta tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat. Surfaktan yang aman tersebut dapat diperoleh dari bahan-bahan alam terutama bahan alam yang mengandung senyawa saponin yang memiliki struktur molekul seperti surfaktan. Saponin terkandung dalam buah lerak dengan kadar tinggi yaitu 28%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya detergensi ekstrak buah lerak sebagai surfaktan alami dengan pembanding detergen dengan surfaktan SLS 20%. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah ekstraksi buah lerak, pengujian kualitatif saponin, pembuatan formulasi detergen cair ekstrak buah lerak dengan lima variasi penambahan ekstrak buah lerak, pengujian daya detergensi surfaktan alami ekstrak buah lerak menggunakan pembanding SLS 20%. Hasil proses ekstraksi menunjukkan rendemen ekstrak buah lerak yang tinggi yaitu sebesar 72,5% dengan warna ekstrak coklat pekat. Hasil pengujian kualitatif menunjukkan hasil positif ditandai dengan adanya buih stabil selama 30 detik setinggi 2 cm setelah dilakukan pengocokan. Hasil pembuatan formulasi detergen cair ekstrak buah lerak diperoleh sediaan detergen cair sebanyak 30 ml dengan warna coklat yang semakin pekat sebanding dengan penambahan ekstrak buah lerak yang semakin banyak. Formulasi yang memiliki daya detergensi maksimum pada penelitian ini adalah formulasi 4 dengan komposisi MES 13%, Dekstrin 2%, Zeolit 2%, STPP 8%, Parfum 1%, Hidrogen Peroksida 1%, ekstrak buah lerak 45%, dan air sebagai pelarut. Daya detergensi dari formulasi 4 adalah sebesar 76,81%.
Cover KTI
tidak tersedia
2021

UJI EFEKTIVITAS ECO ENZYME DARI KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI DESINFEKTAN ALAMI

Lihat Detail Karya
Penulis: NIDA’ HANIFAH ROBBANI
NIM: P17120183067
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Riska Yudhistia A., S.Si., M.Si
Cover KTI
tidak tersedia
2021

UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR DENGAN PARAMETER MIKROBIOLOGI (ESCHERICHIA COLI) DI KECAMATAN SUBOH KABUBATEN SITUBONDO

Lihat Detail Karya
Penulis: Septi Layla Fitria
NIM: P17120193063
Program Studi: JURUSAN GIZI PRODI DIII ANALIS MAKANAN DAN MINUMAN
Dosen Pembimbing: Retno Ikayanti S. Farm., M. Farm., Apt.
Subjek: Air Sumber Mata Air, Escherichia coli, Metode MPN
Cover KTI
tidak tersedia
2021

UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN PENYAKIT HIPERTENSI MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN PEMBATASAN KONSUMSI BAHAN MAKANAN YANG MENGANDUNG GARAM NATRIUM DI DESA TENGGONG – KAB BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: Reina Catur Ningtyas
NIM: P17210183080
Program Studi: DIPLOMA III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Joko Pitoyo, S.Kp., M.Kep.
Subjek: KEPERAWATAN
Cover KTI
2020

GAMBARAN KONSEP DIRI TERHADAP PERUBAHAN FISIK REMAJA PUTRI SAAT PUBERTAS

Lihat Detail Karya
Penulis: RINA MAULIDINA
NIM: 1602450032
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Reni Wahyu T, SST., M.kes
Subjek: KEBIDANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Maulidina, Rina, 2020. Gambaran Konsep Diri Terhadap Perubahan Fisik Remaja Putri Saat Pubertas. Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur. Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Pembimbing Utama : Didien Ika Setyarini, S.SiT.,M.Keb Pembimbing Pendamping : Erni Dwi Widyana, S.ST.,M.Kes Masa remaja diartikan sebagai masa peralihan antara kanak-kanak dan dewasa. Pada masa ini sikap individu mengalami berbagai perubaha=’n baik fisik maupun psikis. Perubahan yang tampak jelas adalah perubahan fisik, dimana tubuh berkembang pesat sehingga mencapai bentuk tubuh orang dewasa yang disertai dengan berkembangnya kapasitas reproduktif. Pertumbuhan dan perkembangan yang pesat dapat disebut dengan masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsep diri terhadap perubahan fisik remaja putri saat pubertas. Desain penelitian menggunakan Studi Literatur. Pencarian studi literatur menggunakan tiga data base yaitu googlescholar, researchgate dan SINTA. Pada pengumpulan data terdapat 14 jurnal yang ditelaah yang masing-masing memiliki desain studi deskriptif analitik, cross sectional, survey yang dipublikasikan diatas tahun 2015. Kemudian literatur yang telah didapat diseleksi sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan bahwa komponen konsep diri terdiri dari 5 komponen diantaranya yaitu citra tubuh, ideal diri, harga diri, peran diri dan identitas diri yang semuanya saling berkaiatan satu sama lain dan hubungan yang signifikan pada konsep diri yang dihubungkan dengan perubahan fisik remaja putri yang sedang mangalami pubertas dan dikatakan bahwa remaja putri cenderung lebih tidak puas terhadap perubahan fisik yang dialami dibandingkan dengan laki-laki. Remaja putri saat menghadapi masa pubertas diharapkan memiliki konsep diri positif sehingga mampu menerima perubahan yang ada pada tubuhnya utamanya untuk menghadapi masa pubertas. Kata Kunci : konsep diri, perubahan fisik, pubertas
Cover KTI
2020

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK DHARMA WANITA MALANGSUKO KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: DELA DWI INDRIANI
NIM: 1602450056
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Budi Suharno, S.Kp.,M.Kes
Subjek: bidan
Lihat Abstraksi
Pengetahuan merupakan domain penting untuk terbentuknya perilaku seseorang. Pengetahuan orang tua mengenai tumbuh kembang anak dapat meningkatkan persepsi mengenai pentingnya stimulasi dan dalam menstimulasi perkembangan anak sesuai tahapan. Untuk mencapai perkembangan yang optimal, seluruh potensi yang dimiliki anak dapat distimulasi oleh orangtua khususnya ibu. Sebelum melakukan stimulasi, ibu memerlukan bekal pengetahuan tentang stimulasi karena merupakan faktor pendukung perilaku terkait pemberian stimulasi perkembangan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan dengan perkembangan anak usia pra sekolah di TK Dharma Wanita Malangsuko. Desain penelitian yaitu analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap sampel sebanyak 38 responden di TK Dharma Wanita Malangsuko. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner dengan 30 item pertanyaan, dan lembar Denver Development Screening Test (DDST) II. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (61 %) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan terdapat sebagian besar anak (66 %) memiliki status perkembangan normal. Hasil uji statistik menunjukkan angka signifikasi 0,027. Data dianalisa dengan menggunakan uji spearman rank pada program komputer (SPSS) dengan tingkat signifikasi a = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan yang cukup kuat antara pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan dengan perkembangan anak usia pra sekolah (nilai sig < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, hendaknya orangtua khususnya ibu dapat meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi, serta melakukan pemberian stimulasi perkembangan agar perkembangan anak dapat berjalan optimal sesuai usianya. Kata Kunci : Pengetahuan, Perkembangan Anak Pra Sekolah Setelah diberi Stimulasi Perkembangan, Stimulasi
Cover KTI
tidak tersedia
2020

Penentuan Kadar Parasetamol Dan Uji Disolusi Sebagai Salah Satu Parameter Stabilitas Tablet.

Lihat Detail Karya
Penulis: MARIA CAROLINA YASHINTA PUTRI KURNIA ANANTI
NIM: P17120174031
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Hanandayu Widwiastuti S.Si., M.Si.
Subjek: penetapan kadar, uji disolusi, parasetamol, stabilitas
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Ananti. 2020. Penentuan Kadar Parasetamol Dan Uji Disolusi Sebagai Salah Satu Parameter Stabilitas Tablet. Dibimbing oleh Hanandayu Widwiastuti S.Si., M.Si. Stabilitas obat adalah kemampuan obat atau produk untuk mempertahankan sifat dan karakteristiknya agar sama dengan yang dimilikinya pada saat dibuat atau diproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah penentuan kadar parasetamol dan uji disolusi sebagai salah satu parameter stabilitas tablet. Pengambilan sampel untuk kedua metode akan dilakukan dengan mengambil 4 sampel dari nomor batch yang berbeda. Hasilnya harus memenuhi syarat Farmakope Indonesia Edisi V yaitu 90%-110% dan untuk uji disolusi adalah kadar zat aktif yang terlarut tidak boleh kurang dari 80%. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa, tablet parasetamol memiliki stabilitas yang baik. Hal tersebut dapat diketahui dengan hasil masing-masing penetapan kadar melalui instrumen HPLC yaitu 98,69%, 97,13%, 97,54% dan 99,77% dan juga dengan hasil uji disolusi 92,33%, 91,26%, 93,58%, dan 93,64%. Dari hasil penetapan kadar pada bulan ke 6 dihasilkan nilai rata-rata kadar 98% dan rata-rata kadar parasetamol hasil uji disolusi sebesar 92% sehingga memenuhi persyaratan farmakope Indonesia edisi ke V. Kata kunci: penetapan kadar, uji disolusi, parasetamol, stabilitas
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan