Menampilkan 1861–1870 dari 5188 KTI mahasiswa
2021 KAJIAN MUTU KIMIA, KADAR KARBOHIDRAT, PROTEIN, LEMAK MPASI BISKUIT BERBASIS TEPUNG KEDELAI (Glycine Max) PADA BAYI STUNTING
Lihat Detail Karya
Penulis: MELLISA TRY ANDARIZA
NIM: P17110183080
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, STP., M.Si
2021 KAJIAN MUTU ORGANOLEPTIK DAN MUTU KIMIA GIZI MAKRO BROWNIES KUKUS SUBSTITUSI TEPUNG TEMPE (Glycine max.) BAGI BALITA KEP
Lihat Detail Karya
Penulis: RYANTANA ANGGA DIAZ PRASETYO SUYONO
NIM: P17110171013
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Maryam Razak, STP, M.Si
2021 KAJIAN TEKNIK PEMASAKAN BAHAN MAKANAN TERHADAP INDEKS GLIKEMIK UNTUK REKOMENDASI DIET PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2
Lihat Detail Karya
Penulis: IHSANATUL DWI ‘AFIFAH
NIM: P17110182044
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh Kaswari, SKM., M.Kes

Cover KTI
tidak tersedia
2021 KARAKTERISASI DAN ANALISIS AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBUCHA GREEN TEA (Camellia sinensis) BERDASARKAN WAKTU FERMENTASI
Lihat Detail Karya
Penulis: DETA YOVANA PANGESTUTI
NIM: P17120183084
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Retno Ikayanti, S.Farm., M.Farm., Apt
Lihat Abstraksi
Kelebihan radikal bebas dalam tubuh dapat diatasi dengan mengonsumsi tanaman yang mengandung antioksidan, seperti green tea (Camellia sinensis). Kombucha merupakan produk minuman tradisional hasil fermentasi yang dibuat dengan bantuan mikroba kombucha yang disebut SCOBY (Symbiotic Culture Of Bactery and Yeast) yang dicampurkan dengan teh. Senyawa kimia utama dalam daun teh adalah senyawa fenol, yakni katekin dan theaflavin, yang memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, aktivitas antioksidan dan mengetahui waktu fermentasi optimum kombucha green tea menggunakan metode traditional review. Dilakukan seleksi jurnal ilmiah sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dengan memerhatikan PICO pada database pencarian menggunakan keywords: antioksidan kombucha green tea, kombucha green tea, dan karakterisasi kombucha green tea. Didapatkan 6 jurnal ilmiah hasil seleksi yang kemudian dianalisis satu persatu. Lama fermentasi berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan dan karakteristik (meliputi warna, rasa, aroma, pH, total gula, total asam) kombucha green tea. Fermentasi optimum kombucha green tea adalah 5 hari.
2021 KARAKTERISASI SIMPLISIA BIJI BUAH KENARI (Canarium Indicum L.) YANG DIPEROLEH DI KABUPATEN ALOR NUSA TENGGARA TIMUR
Lihat Detail Karya
Penulis: Nilam Restika Jong
NIM: P17120183051
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Elok Widayanti S.Si. M.Si.
2021 KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN PESERTA JKN PENGGUNA PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS TUMPANG KABUPATEN MALANG TAHUN 2021
Lihat Detail Karya
Penulis: MAULINA DEA PUTRI ANANDA YAHYA
NIM: P17430183026
Program Studi: PRODI D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Muzzamil, MMRS.
Subjek: Karakteristik, Pengetahuan, Peserta JKN, Pelayanan Kesehatan.
Lihat Abstraksi
ABSTRAK
Karakteristik dan Pengetahuan Peserta JKN Pengguna Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Tumpang Kabupaten Malang Tahun 2021. Maulina Dea Putri Ananda Yahya (2021) Laporan Tugas Akhir, Program Studi D3 Asuransi Kesehatan, Jurusan Kesehatan Terapan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing dr. Muzzamil, MMRS.
Kata Kunci: Karakteristik, Pengetahuan, Peserta JKN, Pelayanan Kesehatan.
Penggunaan pelayanan kesehatan merupakan perbuatan memanfaatkan perihal jasa tenaga medis dan kesehatan yang tersedia pada suatu tempat fasilitas kesehatan bagi peserta atau pasien untuk memenuhi kebutuhan kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan pengetahuan peserta JKN pengguna pelayanan kesehatan di Puskesmas Tumpang Kabupaten Malang pada tahun 2021. Metode Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 44 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil dan kesimpulan menunjukkan bahwa persentase tertinggi karakteristik responden adalah rentang usia lansia, berjenis kelamin wanita, dengan pendidikan terakhir yaitu pendidikan dasar, merupakan peserta yang bekerja yaitu peserta PPU serta dengan tingkat pengetahuan kurang. Saran dari penelitian ini adalah agar menjadi masukan untuk pembuatan sistem antrian yang mendahulukan pasien lansia dan wanita serta petugas memberikan informasi yang mudah dipahami oleh pasien

Cover KTI
tidak tersedia
2021 KARAKTERISTIK KEBERHASILAN IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 6-12 BULAN
Lihat Detail Karya
Penulis: NUR AFIFAH
NIM: P17311174055
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Nur Eva Aristina, S.ST., M.Keb
Lihat Abstraksi
Pendahuluan: ASI eksklusif adalah makanan terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan. Cakupan ASI eksklusif secara nasional maupun global masih belum mencapai target. Dampak yang timbul akibat tidak diberikannya ASI eksklusif merambah sektor kesehatan, finansial keluarga, sampai ekonomi global. Mendukung keberhasilan dari pemberian ASI eksklusif salah satunya dalam bentuk mengetahui karakteristik ibu sebagai orang terdekat dan paling berpengaruh, sehingga muncul kesadaran untuk memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif pada bayi usia 6-12 bulan. Metode: Metode yang digunakan adalah literature review dengan mengulas jurnal nasional dan internasional, yang berasal dari tiga database, yaitu Google Scholar, PubMed, dan Science Direct yang terakreditasi Sinta Ristekbrin atau terindeks Scimago dengan rentang tahun 2016-2020. Hasil: Dari 11 jurnal ditemukan kesamaan karakteristik ibu, yaitu dari faktor internal terdapat 7 faktor pengetahuan dan 4 faktor sikap; dari faktor eksternal terdapat 5 faktor dukungan tenaga kesehatan, 3 faktor dukungan orang terdekat atau keluarga, dan 6 faktor pekerjaan ibu. Simpulan: Keberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif berhubungan dengan faktor pengetahuan, sikap dukungan tenaga kesehatan, dukungan orang terdekat atau keluarga, dan pekerjaan ibu.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 KARAKTERISTIK PENDONOR DARAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI UNIT DONOR DARAH (UDD) PMI KABUPATEN JEMBER
Lihat Detail Karya
Penulis: ESTERIKA SHEILA EDHI WARDANI
NIM: P17440184033
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp.,M.Kes.
Subjek: Karakteristik pendonor masa pandemi COVID-19
2021 KARYA TULIS ILMIAH HASIL PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH PASIEN YANG DILAKUKAN DAN TIDAK DILAKUKAN PEMERIKSAAN SERUM GROUPING DI UDD PMI KABUPATEN MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: DYAH AYU LARASATI
NIM: P17440195023
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: -
Subjek: Golongan darah, serum grouping, Reagen antisera

Cover KTI
tidak tersedia
2021 KEAMANAN JAJANAN BAKSO BAKAR YANG DIJUAL DI SEKITAR MASJID IBNU SINA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: KIKI WIDYAS MARGAREVA
NIM: P17120183055
Program Studi: DIPLOMA III ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Dra. Sulistiastutik., M.Kes.
Lihat Abstraksi
Keamanan makanan merupakan kondisi dan upaya yang diharapkan dapat mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang bisa mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Jajanan yang tidak sehat untuk dikonsumsi dapat disebabkan oleh proses pengolahan atau penyimpanan makanan yang tidak higienis. Bakso bakar merupakan salah satu makanan pedas yang banyak dikonsumsi masyarakat. Selain mudah diperoleh dan dikonsumsi, cita rasa unik yang ditawarkan dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi konsumen. Tujuan dilakukannya penelitian tentang keamanan jajanan bakso bakar yang dijual di sekitar Masjid Ibnu Sina Malang adalah untuk mengetahui keamanan jajanan bakso bakar baik dari segi kimia dan mikrobiologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Hasil penelitian terhadap 3 sampel jajanan bakso bakar ditemukan 2 sampel terkontaminasi bakteri Salmonella sp, 3 sampel tidak terdapat bahan tambahan pangan boraks dan untuk hygiene sanitasi para penjual makanan tidak memenuhi standar Hygiene Sanitasi yang tertera pada Kepmenkes RI No. 942/MENKES/SKVII/2003.