Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 1821–1830 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2021

HUBUNGAN KEBIASAAN MINUM TEH DENGAN KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL UK 37-40 MINGGU

Lihat Detail Karya
Penulis: ROHANA MAULUDIANAH
NIM: P17311205010
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Asworoningrum Y, SSit, M.Keb
Subjek: Anemia,Kekurangan Fe,Kehamilan,Konsumsi Teh
Cover KTI
tidak tersedia
2021

HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN PAGI DAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH

Lihat Detail Karya
Penulis: SHABRINA DWI ALYANI
NIM: P17111205023
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: I Nengah Tanu Komalyna DCN, SE, M.Kes, R.D
Cover KTI
tidak tersedia
2021

HUBUNGAN KONSELING ANTENATAL TERHADAP SIKAP IBU DALAM MEMILIH METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) POSTPARTUM

Lihat Detail Karya
Penulis: GESCILIA FEBRIASTUTI
NIM: P17311173035
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN MALANG
Dosen Pembimbing: Erni Dwi Widyana, SST., M.Kes
Subjek: IUD Postpartum,Konseling KB Antenatal
Cover KTI
2021

HUBUNGAN KONSUMSI ENERGI, PROTEIN DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA

Lihat Detail Karya
Penulis: ANANDYA PERMATASARI
NIM: P17111173034
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Utama: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS, Pendamping: Sugeng Iwan Setyabudi, STP., M.Kes
Lihat Abstraksi
Berdasarkan Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019 menyatakan bahwa kejadian stunting di Indonesia sebesar 27,67%. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan data Riskesdas tahun 2018 dengan prevalensi sebesar 30,8%. Meskipun mengalami penurunan, hal ini masih tergolong tinggi karena belum mencapai target RPJMN 2024 sebesar 19%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan konsumsi energi, protein, dan pemberian ASI Eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita. Jenis penelitian ini adalah studi literatur. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal penelitian terdahulu dengan rentang tahun 2016-2020. Hasil studi literatur ini menunjukkan 3 penelitian menyimpulkan bahwa anak yang tingkat konsumsi energinya kurang memilikiki hubungan erat dengan kejadian stunting dengan besaran OR 1,664. Kemudian 4 penelitian menyimpulkan anak dengan konsumsi protein kurang memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita, dan 2 penelitian menyimpulkan bahwa anak yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif memiliki resiko mengalami stunting. Saran yang dapat diberikan yaitu meningkatkan edukasi kepada ibu balita mengenai konsumsi energi, konsumsi protein, pemberian ASI Eksklusif, dan stunting serta perlu adanya pendampingan bagi ibu yang memiliki anak dengan stunting, selain itu perlu dilakukan kegiatan promosi dan preventif kepada ibu dan masyarakat tentang ASI Eksklusif, konsumsi energi, konsumsi protein yang dilakukan oleh praktisi kesehatan yang dibantu oleh mahasiswa guna mencegah stunting.
Cover KTI
2021

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN FERTILITAS PADA WANITA USIA SUBURN LITERATURE REVIEW

Lihat Detail Karya
Penulis: Dewi Syuaibatul Islamiah
NIM: 1602450068
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Sri Rahayu, S.Kep.Ns. M.Kes (Pendamping) Nur Eva Aristina, SST., M.Keb
Lihat Abstraksi
Obesitas dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan resistensi insulin, hiperinsulinemia, penurunan hormon seksual, kenaikan hormon androgen yang menyebabkan konversi androgen ke esterogen menjadi lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan obesitas dengan fertilitas pada WUS. Metode: Metode yang digunakan berupa Literature Review dengan sampel 15 jurnal yang berasal dari 6 database, yaitu Google Scholar, PubMed, DOAJ, Science Direct, Portal Garuda, dan SINTA Ristekbin yang dipublikasikan tahun 2016-2020. Hasil: Dari 9 penyebab infertilitas pada WUS, IMT ≥30kg/m2 merupakan faktor yang paling berpengaruh. Jumlah WUS infertile dengan PCOS ditemukan pada 7 (46,7%) jurnal, dan WUS infertile tanpa PCOS berjumlah 8 (53,3%) jurnal. Obesitas dapat merubah system dan homeostasis dari ovarium yang dapat menghambat ovulasi. Pembahasan: Perempuan dengan obesitas, kemungkinan adanya resistensi insulin dan hiperinsulinemia sangat tinggi, hal ini menyebabkan kenaikan hormon androgen akan menekan hormon FSH berdampak pada inhibitasi dari pembentukan folikel dan siklus ovulasi. Penutup: Ada pengaruh obesitas terhadap resistensi insulin yang sangat berperan dalam produksi folikel ovarium, anovulasi, dan menaikkan produksi hormon esterogen yang menyebabkan sub-fertilitas.
Cover KTI
2021

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA SMAN 1 PANDAAN616.

Lihat Detail Karya
Penulis: SHANIA SALSABIL CENDEKIA
NIM: P17311205029
Program Studi: STR Kebidanan
Dosen Pembimbing: Surachmindari, SST. M. Pd
Subjek: Kebidanan
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Cendekia, Shania Salsabil, 2021. Hubungan Obesitas Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Sman 1 Pandaan. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Surachmindari, SST. M. Pembimbing Pendamping : Ari Kusmiwiyati, SST. M. Keb Latar Belakang : Gangguan obesitas berhubungan dengan gangguan ovulasi. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMAN 1 Pandaan didapatkan hasil sebanyak 13,5% siswi mengalami kelainan siklus menstruasi dengan pengukuran IMT menunjukan hasil diatas 25.0 atau tergolong Obesitas. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan obesitas dengan siklus menstruasi pada remaja SMAN 1 Pandaan. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 826 seluruh siswi di SMAN 1 Pandaan tahun ajaran 2020/2021. Jumlah sampel sebesar 90 siswi ditentukan dengan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan cara Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online googleform. Analisis bivariat dilakukan pada dua variabel yang di teliti yaitu indeks massa tubuh dan siklus menstruasi menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara Obesitas dengan siklus menstruasi, dengan signifikansi =0,000 dan nilai koefisiensi korelasi =0,855, artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) sangat kuat. Saran : dapat meningkatkan edukasi mengenai apa saja penyebab gangguan siklus menstruasi salah satunya adalah gejala obesitas, meningkatkan edukasi tentang cara menjaga indeks massa tubuh yang normal sehingga, mampu mencegah terjadinya gangguan siklus menstruasi pada para siswi. Kata Kunci : Obesitas, Gangguan Siklus Mestruasi
Cover KTI
tidak tersedia
2021

HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK, ASUPAN VITAMIN B3 (NIASIN) DAN VITAMIN C DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI SARTIKA
NIM: P17111174060
Program Studi: PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh K, SKM., M.Kes
Cover KTI
tidak tersedia
2021

HUBUNGAN PAPARAN ASAP ROKOK, ASUPAN VITAMIN B3 (NIASIN) DAN VITAMIN C DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER (Studi Literatur)

Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI SARTIKA
NIM: P17111174060
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: Sutomo Rum Teguh Kaswari, SKM., M.Kes
Cover KTI
2021

HUBUNGAN PENDAPATAN TERHADAP KEPESERTAAN JKN DI KELURAHAN WLINGI KABUPATEN BLITAR

Lihat Detail Karya
Penulis: AMADEA PUTRI WULANDARI
NIM: P17430184088
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: A.A. Istri Citra Dewiyani, SKM., MARS
Lihat Abstraksi
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program pemerintah yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam bidang kesehatan, lembaga pemerintah yang bertugas mengelola yaitu BPJS Kesehatan. Dalam mewujudkan universal health coverage terdapat kendala salah satunya rendahnya minat masyarakat menjadi peserta JKN. Minat masyarakat menjadi peserta JKN berhubungan dengan besar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Semakin besar pendapatan diperoleh maka makin besar peluang masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi peserta JKN, begitu pula sabaliknya. Penelitian ini yaitu penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendapatan responden terhadap kepesertaan responden. Jumlah responden penelitian ini sebanyak 84 orang. 65,5% dari total responden memiliki pendapatan kurang dari UMK dan 34,5% dari total responden memiliki pendapatan lebih dari UMK, sedangkan untuk kepesertaan 34,5% responden telah terdaftar sebagai peserta JKN dan 65,5% responden belum terdaftar sebagai peserta JKN. Berdasarkan hasil uji Chi-Square dapat dilihat bahwa p 0,000 < 0,05 maka tolak Ho sehingga ada hubungan antara tingkat pendapatan terhadap kepesertaan JKN.
Cover KTI
2021

HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU, SOSIAL BUDAYA, PENDAPATAN KELUARGA SERTA ASUPAN ENERGI DAN PROTEIN TERHADAP KEJADIAN GIZI KURANG.

Lihat Detail Karya
Penulis: Karina Putri Pertiwi
NIM: P17110184122
Program Studi: DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM, M.Kes
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan