Menampilkan 1771–1780 dari 5188 KTI mahasiswa
2021 GAMBARAN PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN POST TRANSFUSI KOMPONEN SEL DARAH MERAH DENGAN PERBEDAAN MASA SIMPAN
Lihat Detail Karya
Penulis: NAUFALIZA QORIRATUS SALSABILA
NIM: P17440184020
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp., M.Kes, Dr. Heny Astutik, S.Kp., M.Kes
Subjek: peningkatan, kadar hemoglobin, post transfusi, komponen sel darah merah, masa simpan
2021 GAMBARAN PENOLAKAN DONOR DARAH BERDASARKAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH DAN KADAR HEMOGLOBIN DI UTD PMI KOTA PROBOLINGGO
Lihat Detail Karya
Penulis: SILVIA FIRANA
NIM: P17440184029
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Tanto Hariyanto, S. Kep, Ns, M. Biomed.
Subjek: Penolakan Donor Darah, Tekanan darah, Kadar Hemoglobin, Jenis Kelamin Pendonor.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PERAN ORANG TUA TERHADAP KEJADIAN SIBLING RIVALRY PADA ANAK
Lihat Detail Karya
Penulis: WIDIA BUNGA SITA
NIM: P17311173048
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Lulut Sasmito, S.Kp.Ns., M.Kes (Pendamping) Reni Wahyu Triningsih, S.SiT., M.Kes
Lihat Abstraksi
Perasaan cemburu sering kali dialami oleh anak terhadap kehadiran saudara kandungnya. Rasa cemburu ini dapat menimbulkan terjadinya kemunduran tingkah laku ke tahap sebelumnya. Di Indonesia hampir 75% anak mengalami sibling rivalry. Faktor yang utama penyebab sibling rivalry adalah pada orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran peran orang tua terhadap kejadian sibling rivalry pada anak. Metode : Metode yang digunakan dalam literature review yaitu systematic mapping study yang didapatkan dari 2 database yaitu Pubmed dan Google Scholar dengan menggunakan kriteria inklusi dan ekslusi. Kata kunci yang digunakan dalam mencari literatur : “Sibling Relations in Children”, “Sibling Rivalry in Childhood”. Hasil : Sikap orang tua penyebab sibling rivalry yaitu pengetahuan yang kurang dapat mempengaruhi sikap yang kurang tepat dalam mengasuh anak dan orang tua mengganggap kejadian tersebut suatu hal yang wajar. Untuk mencegah sibling rivalry yaitu menerapkan pola asuh demokratis dan memunculkan ToM pada anak. Cooperative play dapat diterapkan untuk mengurangi ketika sibling rivalry muncul. Kesimpulan : Sikap orang tua kepada anak berpengaruh terhadap sikap kakak kepada adik atau sebaliknya. Dibutuhkan pengetahuan yang cukup agar sibling rivalry tidak berkelanjutan hingga dewasa. Sebaiknya tenaga kesehatan lebih banyak memberikan pendidikan kesehatan kepada Ibu dan orang tua lebih banyak membaca literatur.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PERILAKU REMAJA AKHIR TENTANG PERAWATAN PRAKONSEPSI DI KELURAHAN SUMBERSARI KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: Yurenda Aurelia Beautifanny Hartono
NIM: P17311173034
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Sumy Dwi Antono, S.Kep, Ns,SH, M.Kes. (Pendamping) Gita Kostania, SST., M.Keb.
Lihat Abstraksi
Angka pernikahan dini di Kota Malang meningkat setiap tahunnya, namun masalah kesehatan seperti obesitas, KEK, perilaku merokok, seks diluar nikah, masih banyak ditemukan. Maka dari itu pada fase ini penting untuk mulai untuk merencanakan dan mempersiapkan masa depan salah satunya lewat perawatan prakonsepsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku remaja akhir tentang perawatan prakonsepsi di Kelurahan Sumbersari, Kota Malang. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey dan didapatkan 70 sampel secara purpossive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner perilaku prakonsepsi yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas secara daring. Hasil analisis menggunakan teknik analisa data deskriptif menunjukkan bahwa perawatan prakonsepsi pada remaja akhir sebagian besar berada pada kategori “cukup” dengan presentase 53,3% pada remaja akhir laki-laki dan 60% pada remaja akhir perempuan. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku perawatan prakonsepsi pada remaja akhir masih cukup yang artinya perilaku masih memerlukan perbaikan. Hal ini disebabkan oleh faktor predisposisi, rendahnya kesadaran dan tanggung jawab kesehatan dan minimnya literasi. Usaha yang dapat dilakukan yakni melalui optimalisasi peran peer group di kelas remaja, posyandu remaja, dan memperbanyak webinar dengan topik kesehatan remaja.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PERILAKU WANITA USIA SUBUR (WUS) RISIKO TINGGI DALAM PERAWATAN PRAKONSEPSI DI DESA WONOREJO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: DEWI WARDHA IMANIA
NIM: P17311171004
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Dr. Siti Asiyah, S.Kep., Ns., M.Kes (Pendamping) Tarsikah, S.Si.T., M.Keb
Lihat Abstraksi
Wanita usia subur (WUS) risiko tinggi memiliki proporsi terjadinya kematian sebesar 28% akibat kondisi medis yang dimiliki dan akan memburuk apabila terjadi kehamilan. Perilaku yang kurang baik dan tidak dilaksanakannya perawatan prakonsepsi akan memperburuk hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran perilaku WUS risiko tinggi dalam perawatan prakonsepsi di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Desain penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, populasi sebanyak 68 WUS risiko tinggi, teknik sampling menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 43 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner perilaku dalam perawatan prakonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan perilaku WUS risiko tinggi dalam mendapatkan informasi persiapan kesehatan prakonsepsi tergolong cukup (72,1%), perilaku pencegahan dan penanggulangan anemia tergolong kurang (90,7%), ketepatan pengaturan jarak kehamilan tergolong cukup (41,9%), dan ketepatan penggunaan kontrasepsi rasional tergolong baik (60,5%). Peningkatan upaya promotif dan preventif dalam perbaikan perilaku perawatan prakonsepsi pada WUS risiko tinggi diperlukan untuk menyiapkan kehamilan sehat di masa mendatang.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PERMINTAAN DARAH BERDASARKAN UMUR DAN GOLONGAN DARAH PASIEN DI UDD PMI KABUPATEN MALANG PERIODE TAHUN 2019
Lihat Detail Karya
Penulis: NOVI DWI PUTRI
NIM: P17440195010
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Ardi Panggayuh, SKp., MKes.
Lihat Abstraksi
Permintaan darah adalah proses permintaan darah yang nantinya akan digunakan untuk proses transfusi darah kepada pasien yang membutuhkan. Permintaan darah di UDD PMI dilakukan oleh RS maupun klinik yang memiliki pasien yang membutuhkan, pasien-pasien tersebut berasal dari berbagai kelompok umur dan juga memiliki golongan darah yang yang beragam, guna penyembuhan penyakit ataupun pemulihan kesehatan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelompok umur dan golongan darah pasien yang melakukan permintaan darah di UDD PMI Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data secara total sampling. Data diperoleh dari laporan tahunan permintaan darah di UDD PMI Kabupaten Malang selama 1 tahun dari bulan Januari sampai bulan Desember 2019, dari data tersebut diperoleh sampel sebanyak 14.985 pasien. Data dianalisa secara deskriptif dalam bentuk diagram. kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien kelompok umur dewasa, yaitu umur 18-65 tahun merupakan kelompok umur pasien yang paling banyak melakukan permintaan darah dan golongan darah pasien O Rh Positif yang paling banyak melakukan permintaan darah.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PESERTA JKN SEGMEN PBPU DI KELURAHAN DINOYO KOTA MALANG MENUNGGAK MEMBAYAR IURAN
Lihat Detail Karya
Penulis: AYU LESTARI FLORESA NUR ROHMAH
NIM: P17430181010
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Eko Rahman Setiawan, SKM., MKM
Lihat Abstraksi
Ketidakteraturan peserta JKN dalam membayar iuran akan berdampak pada defisitnya BPJS Kesehatan dalam membayar klaim kepada Fasilitas Kesehatan yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peserta JKN segmen PBPU di Kelurahan Dinoyo Kota Malang menunggak membayar iuran. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 72 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase tertinggi karakteristik responden adalah jenis kelamin laki-laki sebesar (54,2%), usia 36-55 tahun sebesar (59,7%), kelas perawatan kelas 3 sebesar (51,4%), pendidikan tinggi sebesar (86,1%), pekerjaan bekerja sebesar (84,7%), pendapatan tinggi sebesar (54,2%), tempat pembayaran iuran ATM dan Alfamart/Indomart sebesar (40,3%), jarak menuju tempat pembayaran iuran <1 km sebesar (50%), pengetahuan tinggi sebesar (100%). Saran yang diberikan untuk BPJS Kesehatan Disarankan untuk mempertimbangkan pembuatan layanan pemberitahuan berbasis online untuk mengingatkan peserta agar melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan sebelum tanggal 10.
2021 GAMBARAN POLA MAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Lihat Detail Karya
Penulis: Anindya Ernitasari
NIM: P17110184105
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Nur Rahman, STP, MP.
2021 GAMBARAN PSIKOLOGI ( PERASAAN CEMAS ) PENDONOR SAAT PENGAMBILAN PLASMA KONVALESEN di UTD PMI KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: ADAM ALFONSO MAHADIAN
NIM: P17440194051
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Budi Susatia S.Kp M.Kes.
2021 GAMBARAN PSIKOLOGI REMAJA PUTRI DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MASA PANDEMI COVID 19 DI SMAN 1 SINGOSARI
Lihat Detail Karya
Penulis: DEVANI TAMA MIFTAHKUL JANNAH
NIM: P17311173042
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Didien Ika Setyarini, S.SiT., M.Keb (Pendamping) Ita Yuliani, SST., M.Keb
Lihat Abstraksi
Gangguan siklus menstruasi sering dialami oleh remaja putri dan bisa disebabkan oleh banyak faktor. Gangguan pada siklus mensturasi dipengaruhi oleh gangguan pada fungsi hormon, kelainan sistemik, stres, kelenjar gondok, dan hormon prolaktin yang berlebihan. Diantara sekian banyak faktor tersebut maka stres dan cemas menjadi salah satu faktor yang sering menyebabkan gangguan siklus mentruasi terutama pada masa Pandemi Covid 19. Karena masalah kesehatan mental yang terjadi pada pandemi Covid 19 ini yaitu meningkatnya tingkat stres dan kecemasan dimana siswi diharuskan belajar dari rumah yang membuat kejenuhan datang dari siswi tersebut dan membuat masalah emosi tidak stabil. Tujuan dari penelitian dari ini adalah untuk mengetahui gambaran psikologi remaja putri dengan gangguan siklus menstruasi pada masa Pandemi Covid 19 di SMAN 1 Singosari. Jumlah sampel penelitian ditentukan sebanyak 56 responden yang merupakan siswa putri kelas XI di SMAN 1 Singosari dengan gangguan siklus menstruasi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar melalui google form. Analisis data dilakukan dengan teknik univariat. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden dengan gangguan siklus menstruasi mengalami gejala stres dalam kategori sedang yaitu sebanyak 49 responden (87.5%). Sebagian besar responden dengan gangguan siklus menstruasi mengalami gejala kecemasan dalam kategori sedang yaitu sebanyak 37 responden (66.1%). Secara keseluruhan gambaran psikologi remaja putri kelas XI dengan gangguan siklus mentruasi mayoritas mengalami gangguan psikologi (stres dan cemas) dalam kategori sedang sebanyak 47 (83.9%) responden. Dari hasil penelitian bahwa stres dan kecemasan yang dialami oleh siswi putri kelas XI pada masa pandemi Covid 19 yaitu karena perubahan gaya belajar yag menjadi darig, tugas-tugas sekolah, target pencapaian nilai, serta prestasi akademik maka stres dan cemas mempengaruhi hormon reproduksinya dan membuat siklus menstruasi tidak teratur.