Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 1751–1760 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2021

GAMBARAN MINAT MASYARAKAT DALAM KEPERSERTAAN BPJS KESEHATAN DENGAN STUDI LITERATURE

Lihat Detail Karya
Penulis: TRI PRASETIA DIANAVI
NIM: P17430184070
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, S.ST, MPH
Lihat Abstraksi
Kesehatan menurut Pembukaan UUD 1945 adalah hak asasi manusia dan unsur kesejahteraan yang harus diwujudkan sesuai cita-cita bangsa Indonesia. Pada tahun 2004 pemerintah telah membuat Undang-undang nomor 40 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang menyatakan bahwa telah terdapat jaminan sosial yang diwajibkan bagi seluruh penduduk Indonesia yakni Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah- langkah dalam metode penelitian ini 1. Desain studi literature 2. Langkah- langkah penelusuran literature 3. Melakukan review 4. Rencana penyajian hasil. Sedangkan hasil dari penelitian tersebut Desain penelitian jurnal yang digunakan paling banyak menggunakan desain cross sectional. Rata- rata sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 100 responden. Tempat yang dilakukan penelitian rata-rata dipulau Jawa dan selebihnya di Sumatra dan sebagian wilayah timur Indonesia. Dari 8 penelitian menentukan variable-varable yang menjadi timbulya minat masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasioanl antara lain : pengetahuan, sosialisasi, pendidikan. Usia, pekerjaan, sikap, pendapatan, minat. Dapat dikelopokkan dari 8 artikel tersebut 5 dari penelitian terdahulu menujukkan poin-poin diatas yang sedang diteliti oleh penulis sedangkan 2 lainnya tidak termasuk dalam gambaran minat penelitian yang diteliti oleh penulis. Jadi, disarankan untuk institusi badan jaminan kesehatan masyarakat dan pemerintah pusat untuk melakukan kajian-kajian tentang BPJS Kesehatan dan memberikan terobosan baru ataupun kebijakan-kebijakan yang tepat dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Cover KTI
2021

GAMBARAN MINAT MASYARAKAT TERHADAP KEIKUTSERTAAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DENGAN STUDI LITERATUR

Lihat Detail Karya
Penulis: MAY RINA HANDAYANI
NIM: P17430182023
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, S.ST, MPH
Lihat Abstraksi
Latar Belakang: Jaminan Kesehatan Nasional merupakan bentuk perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan akan kesehatan. Tujuan dari JKN adalah tercapainya UHC (Universal Health Coverage). Tapi tampaknya tujuan ini belum tercapai karena masih terdapat 221.471.196 penduduk dari total penduduk Indonesia yang terdaftar di program JKN ini. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan tentang minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS khususnya mandiri. Subjek dan Metode: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran minat masyarakat terhadap keikutsertaan program JKN. Desain studi literature review ini menggunakan desain Traditional review, artikel dikumpulkan dengan menggunakan database seperti google scholar, garuda, dan SINTA (Science and Technology Index). Kriteria artikel yang digunakan adalah terbitan tahun 2016-2019. Hasil: Dari 10 artikel yang digunakan dalam literature review ini, ditemukan bahwa gambaran minat masyarakat terhadap keikutsertaan JKN berupa faktor- faktor. Presentase tertinggi bagi masyarakat untuk mengikuti program JKN adalah faktor Pengetahuan 50%, pembiayaan kesehatan 30%, dan sikap 20%. Kesimpulan: Sebagian besar minat masyarakat terhadap keikutsertaan program jkn dipengaruhi oleh berbagai faktor-faktor. Faktor-faktor yang dimaksud adalah faktor pengetahuan,sikap, dan pembiayaan Kesehatan.
Cover KTI
2021

GAMBARAN MOTIVASI PESERTA MANDIRI TERHADAP KEIKUTSERTAAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DENGAN STUDI LITERATUR

Lihat Detail Karya
Penulis: LAILATUL ROPIAH
NIM: P17430181021
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, S.ST, MPH
Lihat Abstraksi
Latar Belakang. Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dalam UU Nomor 24 Tahun 2011. BPJS Kesehatan mengoptimalkan program jaminan kesehatan untuk seluruh masyarakat. Masyarakat memiliki motivasi keikutsertaan program JKN hanya termotivasi karena kepesertaan bersifat wajib. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui gambaran motivasi peserta mandiri yang ditinjau dari motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap keikutsertaan program JKN. Metode. Jenis data sekunder yang diperoleh dari google scholar. Metode pengumpulan data adalah studi pustaka. Jurnal yang didapat berjumlah 6 jurnal, 2 diantaranya jenis skripsi dan 4 jurnal nasional. Data dianalisis dengan teknik compare yaitu teknik merangkum dan mengkritisi kesamaan artikel dan disajikan dalam artikel baru. Hasil. Hasil analisis data dapat ditinjau dari motivasi intrinsik dari segi usia peserta yang akan mempengaruhi tingkat kematangannya sehingga dirinya akan sadar pentingnya kesehatan, selanjutnya dari segi tingkat pengetahuan yang baik, serta dapat ditinjau dari motivasi ekstrinsik diperoleh gambaran motivasi berasal dari dukungan keluarga sekaligus sebagai sumber informasi yang diterima peserta dalam mengikuti program JKN. Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa usia, pengetahuan, dukungan keluarga, dan sumber informasi dapat menggambarkan motivasi peserta mandiri dalam mengikuti program JKN. Saran bagi pihak BPJS Kesehatan agar lebih mengoptimalkan tugas Kader JKN yaitu sosialisasi, mengingatkan peserta dan pengumpulan iuran, jadi selain melalui media masyarakat lebih paham jika diberikan penjelasan secara langsung.
Cover KTI
2021

GAMBARAN PELAKSANAAN ANC TERPADU DI INDONESIA

Lihat Detail Karya
Penulis: MEGA EKA PUSPITA
NIM: 1602450013
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Suprapti, SST., M.Kes. (Pendamping) Ari Kusmiwiyati, SST., M.Keb.
Lihat Abstraksi
Pelayanan ANC adalah pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan terhadap ibu hamil yang bertujuan untuk mendeteksi dini adanya kelainan, komplikasi medis atau obstetrik selama kehamilan. Pelayanan ANC Terpadu merupakan salah satu upaya untuk menurunkan AKI di Indonesia, namun data di lapangan pemeriksaan 10 T di Indonesia belum optimal. Sekitar 45% ibu hamil masih belum mendapatkan pelayanan ANC secara lengkap. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui Gambatan Pelaksanaan ANC di Indonesia berdasarkan literatur. Metode yang digunakan adalah literature review yang didapatkan dari 2 database yaitu Google Scholar dan Perpusnas dari tahun 2015-2020 menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kata kunci yang digunakan adalah Ante natal care, ante natal service, ANC Terpadu, Pelaksanaan 10T. Hasil penelitian didapatkan 10 jurnal yang terakreditasi, 7 diantaranya membahas tentang pelaksanaan ANC Terpadu, 3 lainnya membahas tentang kelengkapan program pelaksanaan ANC Terpadu. Perencanaan dalam program ANC terpadu meliputi faktor input, proses dan output. Berdasarkan faktor input pada ANC Terpadu terdapat Sumber Daya Manusia (SDM), Pendanaan, Sarana dan prasarana dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Dalam faktor proses terdapat pemeriksaan ANC Terpadu dengan standart 10T, pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan. Faktor yang terakhir ialah faktor output yang meliputi prioritas masalah serta solusi dari masalah yang dialami.
Cover KTI
tidak tersedia
2021

GAMBARAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAUPETIK PETUGAS DI UTD PMI KABUPATEN JOMBANG

Lihat Detail Karya
Penulis: MILIANAWATI TRI RAHAYU
NIM: P17440184021
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp.,M.Kes.
Cover KTI
2021

GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI PUSKESMAS KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DICKY DWI WAHYUDI
NIM: P17430184055
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Eko Rahman Setiawan, SKM., MKM
Lihat Abstraksi
Penyakit Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan penderita dari tahun ke tahun, baik dalam lingkup internasional maupun nasional. Data Riset Kesehatan Dasar 2018 Jawa Timur memaparkan bahwa Kota Malang merupakan kota dengan penderita Hipertensi tertinggi ke-4 setelah Kabupaten Malang dan Kabupaten Probolinggo dengan kategori yang umur ≥ 18 tahun. Salah satu manfaat yang didapatkan oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional yaitu program yang mendukung pelayanan promotif dan preventif, yaitu dengan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang merupakan program Jaminan Kesehatan Nasional untuk pelayanan promotif dan preventif di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Tujuan: Memperoleh gambaran Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas Kota Malang periode Januari-Maret 2020. Metode: Dalam penelitian ini pengambilan data dan informasi secara deskriptif melalui kuesioner yang diisi oleh petugas Prolanis di 8 Puskesmas di Kota Malang yang dipilih secara acak dengan meneliti kegiatan Prolanis diantaranya: Konsultasi medis, edukasi kelompok, reminder SMS gatway, dan home visit. Hasil: dari 8 Puskesmas yang diteliti, terdapat 1 puskesmas yang tidak melakukan kegiatan Home visit. Beberapa rangkaian kegiatan Prolanis (Konsultasi medis, edukasi kelompok, reminder SMS gatway, dan home visit) pada pertengahan bulan Maret 2020, kegiatan Prolanis terhenti dikarenakan pandemi Covid-19. Sehingga kegiatan Prolanis dilakukan secara online melalui grup WhatsApp dan telepon. Kesimpulan: Kegiatan Prolanis (Konsultasi medis, edukasi kelompok, reminder SMS gateway, dan home visit) pada 8 Puskesmas di Kota Malang secara keseluruhan telah terlaksana secara tertib dan terjadwal, meskipun terdapat Puskesmas yang tidak melakukan salah satu kegiatan home visit. Pada saat pandemi Covid-19, Puskesmas melakukan penyesuaian kegiatan dengan melakukan kontak secara online kepada peserta Prolanis
Cover KTI
tidak tersedia
2021

GAMBARAN PEMAHAMAN PENDONOR BARU TENTANG PENGISIAN FORMULIR SELEKSI DONOR SETELAH DIBERI EDUKASI DI UTD PMI KOTA PROBOLINGGO

Lihat Detail Karya
Penulis: AN NISAA’ NUR LAILIYAH
NIM: P17440184027
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp.,M.Kes.
Subjek: Pemahaman, Formulir Kuesioner, Edukasi
Cover KTI
2021

GAMBARAN PEMANFAATAN FASILITAS KESEHATAN OLEH PASIEN PESERTA JKN DI PUSKESMAS MEGALUH KABUPATEN JOMBANG

Lihat Detail Karya
Penulis: SHINTA AFRISKA BUDI ARTI
NIM: P17430183040
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: A.A. Istri Citra Dewiyani, SKM., MARS
Lihat Abstraksi
Puskesmas dan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah dua hal yang saling berkaitan dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Pemberian layanan kesehatan yang baik di Puskesmas akan memungkinkan banyak peserta JKN yang akan memanfaatkan pelayanan kesehatan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan fasilitas kesehatan oleh pasien peserta JKN di Puskesmas Megaluh Kabupaten Jombang. Seperti yang diketahui bahwa kunjungan pelayanan rawat jalan dan rawat inap di Puskesmas Megaluh Kabupaten Jombang naik turun dari tahun 2017-2020 akan hal itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di Puskesmas tersebut dengan Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden sering memanfaatkan faskes menggunakan JKN sebanyak 86%. Pemanfaatan program JKN itu dilihat dari beberapa kali seorang peserta JKN mengakses fasilitas pelayanan kesehatan. Tingkat pendidikan dasar responden sebanyak 68%, tingkat pengetahuan kurang tentang JKN sebanyak 62%. Berdasarkan hasil pengolahan data angket, diketahui bahwa sebagian besar responden pada penelitian ini sering memanfaatkan faskes menggunakan JKN, dan diketahui tingkat pendidikan peserta JKN yang terdaftar di Puskesmas Megaluh masih didominasi dengan tingkat pendidikan rendah dan pengetahuan yang kurang tentang JKN.
Cover KTI
2021

GAMBARAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PESERTA BPJS KESEHATAN DI PUSKESMAS GONDANGWETAN

Lihat Detail Karya
Penulis: KAMELIA FITRIANI
NIM: P17430184068
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Fadila, SE., MSA., Ak
Lihat Abstraksi
Pemanfaatan puskesmas di Kabupaten Pasuruan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, menurut website resmi kabupaten Pasuruan pada tahun 2018 mengalami peningkatan 2,44% dari tahun sebelumnya, hal ini dapat dikatakan bahwa Puskesmas masih menjadi opsi utama dalam penanganan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Akan tetapi di tahun 2020 pemanfaatan di Puskesmas Gondangwetan mengalami penurunan dikarenakan pandemi covid-19. Penelitian ini membahas tentang gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan pada peserta BPJS Kesehatan di puskesmas Gondangwetan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan variabel yang mencakup usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, ketersediaan pelayanan kesehatan, akses pelayanan kesehatan (jarak, waktu tempuh, kemudahan transportasi) dan pelayanan petugas. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh peserta BPJS Kesehatan yang sudah terdaftar di Puskesmas Gondangwetan. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 peserta BPJS Kesehatan yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Gondangwetan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Penyajian data dalam penelitian ini di sajikan dari data hasil penelitian dalam bentuk uraian kalimat dan penyajian tabel. Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan usia yaitu 98 responden (98%) berusia produktif dan 2 responden (2%) berusia non produktif. Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan jenis kelamin yaitu 68 responden (68%) perempuan dan 32 responden (32%) laki-laki. Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan pendidikan yaitu pendidikan rendah 49 responden (49%), pendidikan menengah 35 responden (35%) dan pendidikan tinggi 16 responden (16%). Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan pekerjaan yaitu 55 responden (55%) tidak bekerja dan 45 responden (45%) bekerja. Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan pengetahuan tinggi sebesar 89 responden (89%), sedangkan pengetahuan rendah sebesar 11 responden (11%). Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan ketersediaan pelayanan kesehatan baik di 65 responden (65%), sedangkan ketersediaan pelayanan buruk di 35 responden (35%). Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan akses pelayanan kesehatan yaitu 72 responden (72%) menyatakan mudah, 27 responden (27%) menyatakan sedang dan 1 responden (1%) menyatakan sulit. Gambaran pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan pelayanan petugas yaitu 97 responden (97%) menyatakan baik dan 3 responden (3%) menyatakan cukup baik.
Cover KTI
2021

GAMBARAN PEMBAYARAN KAPITASI BERBASIS KOMITMEN PELAYANAN PADA FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA

Lihat Detail Karya
Penulis: Vera Wahyuningtias
NIM: P17430183033
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Herlinda Dwi Ningrum , S.Kep, Ns. MPH
Lihat Abstraksi
Pembayaran kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama belum mencapai angka 100%, hal ini dikarenakan terdapat beberapa indikator yang belum mencapai target yang ditetapkan yaitu Angka Kontak ≥150‰, Rasio Rujukan Non Spesialistik ≤5% dan Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung ≥50%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi capaian indikator kapitasi berbasis komitmen pelayanan serta mengetahui gambaran pembayaran kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Jenis penelitian ini adalah Literature review dengan desain traditional review. Pencarian menggunakan database google scholar, portalgaruda dan researchgate serta jurnal yang telah terindeksi SINTA yang diterbitkan tahun 2017-2020. Review Metode menggunakan PICOS dan keyword yang sesuai dengan penulisan. Artikel dipilih dengan seleksi jurnal, seleksi abstrak dengan kriteria inklusi pembayaran kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan kriteria eksklusi pembayaran non kapitasi, sehingga ditemukan jurnal yang dapat direview. Hasil literature review berdasarkan 4 jurnal terdapat 2 jurnal dengan besaran pembayaran kapitasi sebesar 95% (Widaty, 2017; Unso et al., 2019), 1 jurnal dengan besaran pembayaran kapitasi sebesar 90%-95% (Widodextrosa et al., 2020), 1 jurnal lainnya memiliki besaran pembayaran kapitasi sebesar 92,5%-100% (Kristijono, 2020). Pembayaran kapitasi dipengaruhi oleh indikator-indikator pencapain Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan. Indikator Angka Kontak dan Rasio Peserta Prolanis Rutin Berkunjung belum memenuhi target yang telah ditetapkan sehingga besaran pembayaran kapitasi berbasis pemenuhan komitmen pelayanan belum mencapai 100%.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan