Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 1731–1740 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2021

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR REAKTIF HEPATITIS B DAN HEPATITIS C PADA PEMERIKSAAN IMLTD DI UTD PMI KOTA MALANG TAHUN 2019

Lihat Detail Karya
Penulis: MUHAMMAD LATHIFUL FIKRI
NIM: P17440184025
Program Studi: D3 Teknologi Bank Darah
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp, M.Kes, (Pendamping) Dr. Nur Rahman, STP, MP
Cover KTI
2021

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR REAKTIF PADA PEMERIKSAAN IMLTD DI PMI KABUPATEN MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: DILLA FIKRIANINGRUM
NIM: P17440184016
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp, M.Kes
Lihat Abstraksi
Transfusi darah bermanfaat untuk menyelamatkan jiwa pasien. Selain itu, transfusi darah juga memiliki risiko penularan penyakit bagi penerimanya seperti penyakit HIV, Hepatitis B, Hepatitis C serta Sifilis. Untuk mengurangi penularan penyakit tersebut PMI melakukan pemeriksaan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) pada semua sampel darah donor, agar produk darah yang dihasilkan aman dan tanpa risiko. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jumlah penyakit IMLTD di PMI Kabupaten Malang berdasarkan jenis kelamin, umur, dan jenis donasi. Penelitian ini adalah deskriptif menggunakan data sekunder dari SIMDONDAR bulan September-November 2020. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendonor reaktif Hepatitis B 19 orang (55,8%), jenis kelamin laki-laki 10 orang (0,22%), umur 25-44 tahun 12 orang (0,27%), donasi baru 11 orang (0,25%). Pendonor reaktif Hepatitis C 11 orang (32,3%), jenis kelamin laki-laki 6 orang (0,13%), umur 25-44 tahun 8 orang (0,18%), donasi ulang 8 orang (0,18%). Pendonor reaktif Sifilis 4 orang (11,7%), jenis kelamin laki-laki 3 orang (0,06%), umur 25-44 tahun 3 orang (0,06%), donasi ulang 3 orang (0,06%). Kesimpulan penelitian ini adalah pendonor reaktif terbanyak yaitu Hepatitis B 19 orang, jenis kelamin kelamin laki-laki sebanyak 10 orang, umur 25-44 tahun 12 orang dan donasi baru 11 orang.
Cover KTI
2021

GAMBARAN KARAKTERISTIK PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL YANG MENGIKUTI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS DI PUSKESMAS KENDALKEREP

Lihat Detail Karya
Penulis: AISYAH NURMALIZA AHMAD
NIM: P17430183027
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Fadila, SE., MSA., Ak
Lihat Abstraksi
Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengikuti Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kendalkerep. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 85 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tertinggi karakteristik responden adalah usia 56-65 tahun (47,1%), jenis kelamin perempuan (76,5%), pendidikan rendah (55,3%), pekerjaan IRT (57,6%), menderita penyakit kronis ≥ 3 tahun (75,3%), tidak mengalami komplikasi penyakit (91,8%), tingkat pengetahuan rendah (88,2%). Saran untuk penelitian selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan mencari hubungan antar varibelnya dan dapat menambahkan faktor pemungkin dan penguat dari pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).
Cover KTI
2021

GAMBARAN KARAKTERISTIK PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) YANG MEMANFAATKAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS WONOSALAM TAHUN 2020

Lihat Detail Karya
Penulis: Aqidatul Izzah Irianti Putri Bawono
NIM: P17430181017
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Ngesti W Utami, S.Kp, M.Pd.
Lihat Abstraksi
Penelitian ini membahas tentang gambaran karakteristik Peserta JKN yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Sumber data yang diambil dalam penelitian ini menggunakan sumber data sekunder yaitu sumber data yang diperoleh atau sudah dikumpulkan oleh Puskesmas Wonosalam. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengambilan data ini melalui data yang sudah di Puskesmas Wonosalam dari bulan Agutus – September 2020. Populasi pada penelitain ini sebanyak 468 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang diperoleh sebanyak 82 responden. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Ibu Rumah Tangga dengan usia lansia banyak yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Wonosalam.
Cover KTI
tidak tersedia
2021

GAMBARAN KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDARUM TRIMESTER 3 LITERATUR REVIEW

Lihat Detail Karya
Penulis: AFIF RAHMAN MAULANA
NIM: P17210193068
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Tutik Herawati, S.Kp., M.M.
Subjek: Kecemasan, Primigravida trimester III, Persiapan Melahirkan
Cover KTI
2021

GAMBARAN KEJADIAN PERNIKAHAN DINI AKIBAT PERGAULAN BEBAS

Lihat Detail Karya
Penulis: AJENG YULIA SARI
NIM: P17311174061
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Sugijati SST., M.Kes (Pendamping) Reni Wahyu T, SSiT, M.Kes
Lihat Abstraksi
Indonesia menempati peringkat ke-37 dengan jumlah pernikahan di bawah umur tertinggi di dunia dan ke 2 di Asia Tenggara. Pernikahan dini meningkat setiap tahunnya. Menurut Badan Pusat Statistik (2018), angka pernikahan dini di Indonesia pada tahun 2017 yaitu 14,18% dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 15,6%. Menurut (Akhiruddin, 2016) pernikahan di usia dini disebabkan karena faktor tingkat pendidikan yang rendah, orang tua dan masyarakat yang tingkat pendidikan dan pengetahuannya rendah akan mendorong adanya kecenderungan menikahkan anak yang masih di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran pernikahan dini yang disebabkan oleh pergaulan bebas melalui literature review. Sumber data yang digunakan diperoleh dari data sekunder yang berasal dari paper-paper ilmiah terdahulu yang telah dipublikasikan, terakreditasi, sesuai dengan topik yang telah dipilih oleh peneliti dan bedasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki oleh peneliti. Langkah awal pencarian dengan memasukkan kata kunci sesuai dengan tema literature review dengan terbitan 5 tahun terakhir, kemudian jurnal disaring sesuai judul yaitu Gambaran Kejadian Pernikahan Dini Akibat Pergaulan Bebas. Pada 14 jurnal paling banyak ditemukan adalah dampak dari pergaulan bebas. pergaulan bebas sangat berperan penting dengan kejadian pernikahan dini. Berdasarkan hasil analisis remaja melakukan pernikahan dini setelah melakukan pergaulan bebas, sehingga edukasi terkait pencegahan pergaulan bebas pada remaja sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya pernikahan dini.
Cover KTI
2021

GAMBARAN KEMAMPUAN MEMBAYAR IURAN JKN PBPU PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Safinatun Najah
NIM: P17430181015
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo,Amd.RMIK.,S.Si.,MMRS
Lihat Abstraksi
Pandemi Covid-19 adalah wabah penyakit yang sedang terjadi secara global di seluruh dunia, yang juga memberikan dampak diberbagai bidang terutama di bidang kesehatan. Berdasarkan laporan BPJS Kesehatan cabang utama malang menunjukkan bahwa penerimaan iuran dan koletibilitas iuran per 31 desember 2019 untuk peserta bukan penerima upah hanya mencapai 75% dari pendapatan iuran. Hal ini menunjukkan bahwa ada 25% dari jumlah peserta bukan penerima upah tidak membayar iuran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kemampuan membayar iuran JKN pada masa pandemi covid-19 di Kota Malang. Jenis Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan jumlah responden 62 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menunggak membayar iuran JKN pada masa pandemi (33 responden), memiliki motivasi membayar tetap (30 Responden), rutin membayar iuran (33 responden), Jumlah anggota keluarga banya orang (44 responden), pengetahuan tentang Jaminan Kesehatan Nasional mayoritan memiliki pengetahuan tinggi (39 responden), Pendapatan rendah (40 responden), Pendidikan perguruan tinggi (31 responden), Tidak mampu membayar iuran (35 responden)
Cover KTI
tidak tersedia
2021

GAMBARAN KEPATUHAN PETUGAS DALAM MENJALAN STANDART OPERASIONAL PROSEDUR PENGAMBILAN DARAH

Lihat Detail Karya
Penulis: AUDY ALVIANA
NIM: P17440184037
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Sri Mudayatiningsih, S. Kep, Ns, M. Kes.
Subjek: kepatuhan , standart operasional prosedur ,petugas.
Cover KTI
2021

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN BPJS NON PBI RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KRAKSAAN

Lihat Detail Karya
Penulis: ISMI QORI KHOIRUNISA
NIM: P17430183041
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: A.A. Istri Citra Dewiyani, SKM., MARS
Lihat Abstraksi
Berdasarkan studi pendahuluan pada bulan September tahun 2020, keterangan didapatkan melalui wawancara dengan salah satu staf yang bekerja di Puskesmas Kraksaan mengatakan bahwa permasalahan yang sering dikeluhkan oleh pasien adalah antrian panjang yang membuat pasien harus menunggu lama, serta pelayanan petugas apotek dan resepsionis yang kurang ramah. Hal ini membuat kualitas pelayanan di Puskesmas Kraksaan berdampak pada kepuasan pasien yang berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien BPJS non PBI rawat jalan terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Kraksaan Tahun 2020. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner (online). Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase tertinggi karakteristik responden adalah jenis kelamin perempuan sebesar (66%), usia 18-23 tahun sebesar (46%), dimensi reliability sebesar (98%) puas (2%) tidak puas, dimensi responsiveness sebesar (96%) puas (4%) tidak puas, dimensi assurance sebesar (93%) puas (7%) tidak puas, dimensi empathy sebesar (99%) puas (1%) tidak puas, dimensi tangibles sebesar (96%) puas (4%) tidak puas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pasien peserta JKN non PBI yang berkunjung ke Puskesmas Kraksaan pada tahun 2020 merasa puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Berdasarkan kesimpulan pada hasil penelitian ini, maka saran untuk Puskesmas Kraksaan perlu mempertahankan kepuasan pasien terhadap pelayanan pada dimensi reliability, responsiveness, assurance, empathy serta kepuasan pada dimensi tangibles. Serta diharapkan penelitian selanjutnya dapat meninjau kepuasan peserta dari jenis kepesertaan lain seperti (PBI). Serta perlu diadakan penelitian lebih lanjut mengenai kepuasan pasien di Puskesmas Kraksaan, sehingga dapat menggambarkan keseluruhan pelayanan puskesmas terhadap pasien JKN di Puskesmas Kraksaan.
Cover KTI
2021

GAMBARAN KEPUASAN PASIEN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT (RS)

Lihat Detail Karya
Penulis: Riska Dwi Nur Aqnia
NIM: P17430183036
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Herlinda Dwi Ningrum , S.Kep, Ns. MPH
Lihat Abstraksi
Latar belakang: Beberapa jurnal penelitian mengatakan bahwa pasien peserta JKN belum merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan dari instalasi kefarmasian rumah sakit, sehingga peneliti menganalisis mengenai gambaran kepuasan pasien JKN terhadap pelayanan instalasi farmasi rumah sakit menggunakan studi literatur. Tujuan: untuk mengetahui gambaran kepuasan Pasien JKN rawat jalan pada pelayanan intalasi farmasi di rumah sakit dan untuk mengetahui kualitas pelayanan berdasarkan indikator ukuran kepuasaan konsumen yang terletak pada dimensi reliability, responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles. Metode: penelitian ini mnggunakan traditional review, pencarian jurnal menggunakan database Garuda Ristekbrin yang sesuai dengan kriteria inklusi, peneliti memperoleh 6 jurnal. Hasil: terdapat 4 dari 6 jurnal yang menyatakan puas terhadap dimensi reliability dan pada dimensi responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles terdapat 3 dari 6 jurnal yang menyatakan puas. Kesimpulan: hasil kepuasan pasien pada setiap dimensi berturut-turut antara lain: realibility (puas), responsiveness (cukup puas), assurance (cukup puas), empathy (cukup puas), dan tangibles (cukup puas). Saran: untuk rumah sakit: dapat meningkatkan kualitas dan memperbaiki kinerja pada pelayanan di instalasi farmasi khususnya pada dimensi responsiveness, assurance, empathy, dan tangibles; untuk BPJS Kesehatan: dapat meningkatkan pengawasan terhadap kualitas pelayanan instalasi farmasi rumah sakit; untuk peneliti selanjutnya: dapat melakukan penelitian tentang strategi meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan