Menampilkan 1671–1680 dari 5188 KTI mahasiswa

Cover KTI
tidak tersedia
2021 EFEKTIVITAS TEKNIK NON FARMAKOLOGI DENGAN PENDEKATAN METODE 5S (SWADDLING, SIDE, SHUSHING, SUCKING DAN SWINGING) DALAM MENURUNKAN RASA NYERI PADA BAYI
Lihat Detail Karya
Penulis: DIANITA WIJAYANTI
NIM: P17311174068
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Naimah,SKM.,M.Kes., (Pendamping) Ari Kusmiwiyati,SST.,M.Keb.
Lihat Abstraksi
Pendahuluan: Nyeri yang tidak segera ditangani akan menimbulkan efek peningakatan irama jantung, pernafasan lebih cepat, dan berdampak pada psikologis anak. Metode Harvey 5S (swaddling, side, shushing, sucking, dan swinging) merupakan perawatan yang meniru keadaan dalam rahim Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tindakan invansif minor pada bayi, penerapan metode 5s dan efektivitas metode 5s dalam menurunkan nyeri secara fisik dan psikologis. Metode: Metode yang digunakan adalah Traditional Literature Review yang didapatkan dari 4 database yaitu Pubmed, Google Scholar, Science Direct, dan Wiley dengan langkah awal pencarian dengan memasukkan kata kunci sesuai dengan tema studi literatur dengan terbitan 5 tahun terakhir, kemudian jurnal disaring sesuai dengan tema. Hasil: tindakan invasif yang sering didapat oleh bayi yaitu imunisasi, pengambilan darah, dan Retinopathy of Prematurity. Kelima metode Harvey dapat diterapkan pada bayi yang mendapat tindakan invasif guna menurunkan respon nyeri sehingga meminimalisir dampak psikologis. Teknik yang sering digunakan adalah Teknik swaddling dan sucking. Teknik ini membantu untuk menurunkan respon nyeri dan mengurangi dampak psikososial. Kesimpulan : pemberian metode 5S selama dan pasca tindakan invasif efektif dalam menurunkan durasi tangisan dan mendukung perkembangan psikososial anak yaitu rasa percaya dan tidak percaya. Diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian secara primer dan mencari lebih banyak refrensi terkait Metode Harvey.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 EVALUASI REALIST TENTANG KEBIJAKAN KAPITASI BERBASIS PEMENUHAN KOMITMEN PELAYANAN DI PUSKESMAS KROMENGAN
Lihat Detail Karya
Penulis: SHERINA JULIA ADININGTYAS
NIM: P17430184080
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd.RMIK., S.Si., MMRS
Lihat Abstraksi
Jaminan Kesehatan Nasional merupakan salah satu kebutuhan masyarakat Indonesia dalam bidang kesehatan. Pada pelaksanaannya, mutu suatu pelayanan kesehatan sangat berpengaruh dalam kepuasan masyarakat dalam implementasinya. Dalam upaya peningkatan mutu pelayanan pada fasilitas kesehatan primer, diterapkan sebuah sistem yaitu Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan. Kapitasi adalah pembayaran biaya pelayanan kesehatan dari BPJS Kesehatan Kepada Fasilitas Kesehatan Primer. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi realis capaian KBKP di Puskesmas Kromengan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil capaian angka kontak pada bulan April 40,32‰; bulan Mei 26,6‰; bulan Juni 21,57 ‰; bulan Juli 38,57 %; bulan Agustus 37,41‰, bulan September 31,26 ‰. Untuk hasil capaian RRNS pada bulan April-September yaitu sebesar 0%. Untuk hasil capaian RPPT diperoleh hasil bulan April 0,19%; bulan Mei 0% ; bulan Juni 0,64%; bulan Juli 0,61 %; bulan Agustus 0,31% ,bulan September 0,37%. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa Angka Kontak dan RPPT tidak memenuhi indikator KBKP. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, hal tersebut terjadi karena dampak pandemik Covid-19 yang menyebabkan turunnya jumlah kunjungan dan ditiadakannya kegiatan prolanis. Untuk mengatasi hal tersebut puskesmas berupaya dengan melakukan entry semua kunjungan di desa (posyandu/ posbindu) baik kunjungan langsung maupun online.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 EVALUASI REALIST TENTANG KEBIJAKAN KAPITASI BERBASIS PEMENUHAN KOMITMEN PELAYANAN DI PUSKESMAS MUNJUNGAN
Lihat Detail Karya
Penulis: YENI KARMILA PUTRI
NIM: P17430184067
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd.RMIK, S.Si, SKM, MMRS.
Lihat Abstraksi
Upaya peningkatan mutu layanan kesehatan dapat dilihat berdasarkan angka kepuasan yang dihasilkan dari fasilitas kesehatan dan peserta JKN-KIS. Berdasarkan data BPJS Kesehatan, dilaporkan bahwa indeks kepuasan peserta JKN- KIS tahun 2019 sebesar 85% dan 80%. Dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan program JKN, telah disahkan beberapa kebijakan yaitu Pembayaran Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan. Puskesmas Munjungan merupakan Provider BPJS Kesehatan namun Puskesmas Munjungan belum pernah dilakukan evaluasi tentang KBK. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui evaluasi capaian peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Puskesmas Munjungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan realist evaluation. Data hasil wawancara atau data kualitatif dianalisis dengan model CMO (Context-Mechanism-Outcome). Hasil Penelitian kualitatif pada 4 narasumber menunjukkan bahwa Kapitasi Berbasis Pemenuhan Komitmen Pelayanan sudah berjalan di Puskesmas Munjungan namun dalam pelaksanaannya masih ada indikator yang belum tercapai yaitu angka kontak dan prolanis terkendali untuk rasio rujukan non spesialistik relatif tercapai hal tersebut disebabkan karena dampak pandemic covid-19 yang menyebabkan turunnya jumlah kunjungan dan ditiadakannya kegiatan prolanis. Kesimpulan dari penelitian studi kasus ini adalah belum semua target KBK di Puskesmas Munjungan tercapai. Masih ada indikator yang belum mencapai target seperti angka kontak dan prolanis. Dari segi SDM Kesehatan, Anggaran, fasilitas kesehatan ditunjang denga peralatan yang memadai karena Puskesmas Munjungan telah BLUD sehingga dapat meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 EVALUASI REALIST TENTANG KEBIJAKAN PENERAPAN KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA DI RSIA PURI KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: ALISSA FATMAWATI INSANI
NIM: P17430183046
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd.RMIK, S.Si, SKM, MMRS.
Lihat Abstraksi
Upaya BPJS Kesehatan dalam mengedepankan mutu layanan kesehatan telah nyata.Sasaran pokok peta jalan menuju JKN tahun 2012-2019 menunjukkan bahwa sasaran 2019 adalah “paling sedikit 85% peserta menyatakan puas. Pada Tahun 2019 indeks kepuasan fasilitas kesehatan sebesar 75% dengan standar 65%. Dalam rangka menjamin agar iuran yang telah dibayarkan peserta JKN-KIS dikembalikan dalam bentuk pelayanan yang efektif dan efisien, BPJS Kesehatan membentuk Tim KMKB. RSIA Puri merupakan Provider BPJS Kesehatan yang memiliki Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya namun RSIA Puri belum pernah dilakukan evaluasi tentang KMKB.
Tujuan : Untuk mengetahui evaluasi capaian Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan nomor 8 tahun 2016 tentang penerapan kendali mutu dan kendali biaya di RSIA Puri.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif-kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini menggunakan pendekatan realist evaluation. Data hasil wawancara atau data kualitatif dianalisis dengan model CMO (Context-Mechanism-Outcome).
Hasil : Penelitian kualitatif pada 7 narasumber di RSIA Puri menunjukkan bahwa tim kendali mutu dan kendali biaya belum berjalan. Tugas tim kendali mutu dan kendali biaya meliputi audit medis, utilisasi review, sosialisasi kewenangan, dan etika diplin profesi dilakukan oleh unit Rumah Sakit namun tidak dilakukan oleh tim kendali mutu dan kendali biaya.
Kesimpulan : Upaya pengendalian mutu dan biaya yang dilakukan tim kendali mutu dan biaya di RSIA Puri belum berjalan. Meskipun belum berjalan upaya untuk mengimplementasikan kebijakan ini sendiri telah dilakukan. Sehingga diharapkan akan ada perbaikan dari fasilitas kesehatan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dari tim kendali mutu dan kendali biaya di RSIA Puri.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 EVALUASI REALIST TENTANG KEBIJAKAN PENERAPAN KENDALI MUTU DAN KENDALI BIAYA DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU
Lihat Detail Karya
Penulis: SINTIA FIQRI KHAIRANI
NIM: P17430184054
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Puguh Priyo Widodo, Amd.RMIK, S.Si, SKM, MMRS.
Lihat Abstraksi
Kendali Mutu dan Kendali Biaya sebagai upaya dalam memberikan pelayanan komprehensif kepada Peserta Jaminan Kesehatan Nasional dengan tanggungjawab sebagai tim Independensi sesuai dengan Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penerapan Kendali Mutu Dan Kendali Biaya
Tujuan : Mengetahui Evaluasi Capaian Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penerapan Kendali Mutu dan Kendali Biaya di Rumah Sakit Baptis Batu.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian campuran (kuantitatif kualitatif) dengan jenis penelitian studi kasus, Subjek yaitu Praktisi pada Rumah Sakit Baptis Batu, jumlah sampling 6 dengan metode Purposive Sampling. Data yang sudah dianalisis disajikan secara tekstural disertai penjelasan.
Hasil : Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya tidak pernah melakukan audit medis procedural, sosialisasi kewenangan terhadap tenaga kesehatan, sosialisasi mengenai etik dan disiplin profesi, serta tidak ada data dari rumah sakit terkait utilisasi review.
Kesimpulan : Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya di Rumah Sakit Baptis Batu belum maksimal dalam menjalankan tugas dan perannya dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab yang dimiliki.
2021 EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK HUSADA BUNDA
Lihat Detail Karya
Penulis: SEKAR RETNO KINASIH
NIM: P17410193053
Program Studi: D-III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Avid Wijaya, S.ST., MKM.
Subjek: REKAM MEDIS,INFORMASI KESEHATAN

Cover KTI
tidak tersedia
2021 FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR IURAN JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PESERTA BUKAN PENERIMA UPAH DENGAN STUDI LITERATURE RIVIEW
Lihat Detail Karya
Penulis: YIYIN NATALIA
NIM: P17430184072
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, S.ST, MPH
Lihat Abstraksi
Latar belakang : Kepesertaan mandiri yang terus meningkat tidak sejalan dengan kepatuhannya dalam membayar iuran JKN. Tingginya biaya kesehatan setiap tahun akibat kebutuhan Kesehatan peserta JKN membuat masyarakat mulai menumbuhkan kesadaran untuk patuh membayar iuran JKN. Kepatuhan membayar iuran oleh masyarakat merupakan kunci keberhasilan program JKN. Studi literature riview ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat dalam membayar iuran peserta mandiri JKN PBPU (peserta bukan penerima upah).
Metode : Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh faktor intervensi pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, pendapatan, pengeluaran setiap bulan, persepsi terhadap pelayanan Kesehatan, jarak menuju tempat pembayaran iuran, dan motivasi. Dilakukan seleksi terhadap 10 artikel menggunakan SINTA dan Google Schoolar. Berdasarkan standart pedoman batas minimal artikel yang harus digunakan adalah 7 artikel. Penyeleksian diambil dengan memerhatikan PICO framework, kemudian artikel dianalisis satu persatu.
Hasil : Faktor – faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat dalam membayar iuran JKN PBPU adalah Pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, pendapatan, pengeluaran rata-rata perbulan, motivasi, jarak menuju tempat pembayaran dan persepsi terhadap tempat pelayanan Kesehatan. Semuanya menyajikan prevalensi kepatuhan dalam membayar iuran tentang faktor yang berkaitan faktor pendorong, predisposisi dan pendukung kepatuhan membayar iuran.
Kesimpulan : Pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, pendapatan, pengeluaran rata-rata perbulan, motivasi, jarak menuju tempat pembayaran dan persepsi terhadap tempat pelayanan kesehatan merupakan faktor – faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat dalam membayar iuran JKN PBPU. Ada 3 faktor yang sama dan memiliki hubungan signifikan tertinggi yaitu pengetahuan, pendapatan dan pekerjaan. Disarankan BPJS Kesehatan lebih memperluas penyuluhan dan sosialisasi terkait manfaat JKN.
2021 FAKTOR FAKTOR PENOLAKAN PADA DONOR PLASMA KONVALESEN DI UTD PMI KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: ANGRIO DONNY ALFIANSYAH
NIM: P17440193034
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Hupitoyo S.Kp M.Kes

Cover KTI
tidak tersedia
2021 FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPESERTAAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (JKN) DENGAN STUDI LITERATUR
Lihat Detail Karya
Penulis: SEPTYA YUNITA PUTRI
NIM: P17430182022
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Mustika Riswari, S.ST, MPH
Lihat Abstraksi
Latar Belakang. Berdasarkan UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN, Prinsip kepesertaan bersifat wajib. Kepesertaan wajib dimaksudkan agar seluruh rakyat menjadi peserta sehingga dapat terlindungi. Meskipun kepesertaan bersifat wajib bagi seluruh rakyat, penerapannya tetap disesuaikan dengan kemampuan ekonomi rakyat dan Pemerintah serta kelayakan penyelenggaraan program. Kepesertaan JKN saat ini per tanggal 31 Maret 2021 sebesar 222.847.524 peserta dengan jumlah fasilitas kesehatan sebesar 26.734. Jumlah kepesertaan per bulan tentunya mengalami perubahan baik bertambahnya peserta mandiri, berkurangnya peserta karena meninggal, atau bertambahnya peserta dari bayi baru lahir JKN. Oleh karena itu penulis ingin mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi kepesertaan masyarakat dalam program JKN. Metode. Jenis data sekunder yang diperoleh dari google scholar. Metode pengumpulan data adalah studi pustaka. Jurnal yang didapat berjumlah 3 jurnal, 1 diantaranya jenis skripsi dan 2 jurnal nasional. Data dianalisis dengan teknik compare yaitu teknik merangkum dan mengkritisi kesamaan artikel dan disajikan dalam artikel baru. Hasil. Hasil analisis data dapat ditinjau dari faktor persepsi, pendidikan, dan pengetahuan. Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa persepsi, pendidikan, dan pengetahuan dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepesertaan masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional. Saran bagi pemerintah dan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan sosialisasi mengenai apa saja manfaat yang akan didapatkan oleh peserta JKN dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 FAKTOR KETIDAKPATUHAN PESERTA PBPU DALAM MEMBAYAR IURAN JKN KIS DENGAN SETUDI LITERATUR
Lihat Detail Karya
Penulis: JOKO SULISTYONO
NIM: P17430183038
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Ngesti W Utami, S.Kp, M.Pd.
Lihat Abstraksi
Tujuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah agar seluruh masyarakat dapat menikmati pelayanan kesehatan dengan sistem asuransi serta menjadi sistem jaminan yang bersifat wajib bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI). Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang ditetapkan dalam UU No. 24 tahun 2011 dan mulai beroperasi sejak tanggal 1 Januari 2014.Tujuan jkn adalah menjamin agar peserta memperoleh manfaat kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. Berbagai faktor yang menjadi penyebab kurangnya ketidakpatuhan peserta BPJS khusus nya peserta PBPU dalam membayar iuran JKN KIS adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang penting nya kesehatan dan kemudian kurangnya sosialisasi dari pihak BPJS Kesehatan. sehingga Peneliti ingin bertujuan untuk mengetahui faktor tentang ketidakpatuhan peserta PBPU dalam membayar iuran JKN KIS. karaterisitik yang di gunakan oleh peneliti yaitu karateristik tentang pendidikan tersebut mempengaruhi tentang ketidakpatuhan peserta pbpu dalam membayar iuran jkn kis, pekerjaan juga mempengaruhi ketidakpatuhan peserta pbpu dalam membayar iuran jkn kis, usia mempengaruhi ketidakpatuhan peserta pbpu dalam membayar iuran jkn kis, jenis kelamin mempengaruhi ketidakpatuhan peserta pbpu dalam membayar iuran jkn kis dan pendapatan mempengaruhi ketidakpatuhan peserta pbpu dalam membayar iuran jkn kis. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menggumpulkan beberapa jurnal jurnal terdahulu.