2021 ASUPAN SERAT, VITAMIN B3, PUFA, DAN INTERAKSI PUFA DENGAN PPARα TERHADAP KEJADIAN DISLIPIDEMIA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI INDONESIA
Lihat Detail Karya
Penulis: YOAN ANGGRAENI SAPUTRI
NIM: P17111171002
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Utama: Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc., Pendamping: Rany Adelina, S.Gz., M.Sc.
Lihat Abstraksi
Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu pemicu terjadinya
dislipidemia atau abnormalitas profil lipid, yang merupakan prediktor dari Penyakit
Jantung Koroner (PJK). PPARα merupakan gen pengatur transkripsi metabolisme
lipid yang diaktivasi oleh PUFA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan asupan serat, vitamin B3, PUFA, dan interaksi PUFA dengan PPARα
terhadap kejadian dislipidemia pada pasien PJK. Metode penelitian ini adalah studi
literatur dari jurnal penelitian yang diterbitkan tahun 2016 hingga tahun 2020.
Pencarian jurnal penelitian menggunakan mesin pencari google di database EResources
Perpustakaan Nasional RI, PubMed, PLoS, Researchgate, Google
Scholar, dan Garuda Ristekbrin. Data hasil penelitian dianalisis secara mendalam
untuk menemukan persamaan dan perbedaan hasil penelitian. Enam dari 11
penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara asupan serat, vitamin B3,
dan PUFA sesuai rekomendasi dengan penurunan risiko abnormalitas kadar lipid
dan PJK (p-value <0,005). Dua penelitian dengan sebagian hubungan antar
variabel signifikan, dan tiga penelitian dengan hubungan antar variabel yang tidak
signifikan. PUFA merupakan ligan alami untuk mengaktivasi PPARα dalam
meningkatkan metabolisme lipid menjadi energi. Asupan serat, vitamin B3, dan
PUFA berhubungan signifikan dengan PJK dan kadar lipid darah. Penelitian
selanjutnya perlu memperhatikan penggunaan obat penurun kolesterol, asupan
zat gizi yang mempengaruhi profil lipid, dan bias informasi dalam pendataan
asupan makanan dan zat gizi