Menampilkan 1571–1580 dari 5188 KTI mahasiswa
2021 ANALISIS KADAR FORMALDEHID TERHADAP KEAMANAN PRODUK PADA SEDIAAN CAT KUKU YANG DIJUAL DI PASAR BESAR KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: AFIFAH FA’IDATUN NISA
NIM: P17120183069
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Lukky Jayadi S.Farm.,M.Farm.,Apt.
2021 ANALISIS KADAR HEMOGLOBIN PADA PENDONOR LESTARI DI PMI SIDOARJO
Lihat Detail Karya
Penulis: DIAH NOVALIA
NIM: P17440184040
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Ardi Panggayuh,S.Kp, M.Kes.

Cover KTI
tidak tersedia
2021 ANALISIS KADAR KAFEIN, TANIN DAN TOTAL FENOL DAUN TEH PERKEBUNAN SIRAH KENCONG BLITAR
Lihat Detail Karya
Penulis: RAVENDHA DIKATORU
NIM: P17120183081
Program Studi: D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Elok Widayanti S.Si, M.Si
Lihat Abstraksi
Kafein, tanin, dan total fenol merupakan komponen kimia daun teh yang bermanfaat bagi tubuh. Kafein sebagai zat psikoaktif, tanin sebagai antidiare, dan senyawa fenol sebagai antioksidan penangkal radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis kadar kafein, tanin, dan total fenol daun teh Perkebunan Sirah Kencong Blitar. Penentuan kafein dilakukan pada serbuk daun teh dengan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 273,5 nm menggunakan standar kafein. Penentuan tanin dan total fenol dilakukan pada ekstrak etanol daun teh. Tanin ditentukan dengan metode Follin Denis secara Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 649,9 menggunakan standar asam tanat. Sedangkan total fenol ditentukan dengan metode Follin Ciocalteu secara Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 794 nm menggunakan standar asam galat. Berdasarkan hasil penelitian pada daun teh Perkebunan Sirah Kencong Blitar, kadar kafein yang dihasilkan sebesar 1,649%, tanin sebesar 7,095%, dan total fenol sebesar 34,142%.
2021 ANALISIS KADAR LOGAM Cd(II) DALAM AIR SUMUR PENDUDUK DI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) MRICAN, KECAMATAN JENANGAN, KABUPATEN PONOROGO
Lihat Detail Karya
Penulis: FITRI HIDAYATI
NIM: P17120183079
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Elok Widayanti, S.Si., M.Si
2021 ANALISIS KADAR VITAMIN C PADA DAUN KELOR MENGGUNAKAN METODE TITRASI BODIMETRI
Lihat Detail Karya
Penulis: AMADEA DAMARA
NIM: P1720193032
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Retno Ikayanti S. Farm., M. Farm., Apt.
Subjek: Penetapan kadar, daun kelor, iodimetri, Vitamin C
2021 ANALISIS KANDUNGAN HIDROKUINON (C6H6O2) PADA HANDBODY LOTION PEMUTIH IMPORT YANG DIJUAL SECARA ONLINE BERDASARKAN RANGE HARGA
Lihat Detail Karya
Penulis: Siti Karimah
NIM: P17120183057
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Riska Yudhistia Asworo, S.si., M.Si
2021 ANALISIS KANDUNGAN HYDROQUINONE TERHADAP KEAMANAN PADA KRIM PEMUTIH HERBAL YANG DIPERJUALBELIKAN DI PASAR BESAR KEPANJEN KABUPATEN MALANG
Lihat Detail Karya
Penulis: YULIANIS FITRIANDINI
NIM: P17120183076
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Lukky Jayadi, S.Farm, M.Farm,Apt.,

Cover KTI
tidak tersedia
2021 ANALISIS KANDUNGAN MERKURI (HG) PADA KRIM PEMUTIH WAJAH YANG BEREDAR DI KOTA PONOROGO MENGGUNAKAN METODE AMALGAM DAN SPEKTROFOTOMETER SERAPAN ATOM (SSA)
Lihat Detail Karya
Penulis: ELLA PORTYNINGTYAS PUTRI
NIM: P17120183080
Program Studi: D–III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Riska Yudhistia Asworo., S.Si., M.Si.
Lihat Abstraksi
Berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan
Makanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Persyaratan Cemaran
Mikroba dan Logam Berat dalam kosmetika kandungan merkuri pada Krim Pemutih
adalah tidak lebih dari 1 mg/kg.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan merkuri
(Hg) pada Krim Pemutih yang beredar di Ponorogo. Sampel berjumlah 4 yang tidak
teregistrasi BPOM. Analisis kualitatif dilakukan uji amalgam, Sedangkan analisis
kuantitatif dilakukan dengan metode Spektrofotometer Serapan Atom (SSA). Hasil
penelitian menunjukkan, dari analisa kualitatif didapatkan 4 sampel dari 4 sampel
Krim Pemutih positif mengandung merkuri. Dari analisa kuantitatif, terdapat 4
sampel yang mengandung merkuri yaitu Krim A dengan kadar 6,01 ± 0,15 mg/kg;
Krim B 2,61 ± 0,09 mg/kg; Krim C 132,05 ± 0,34 mg/kg; dan Krim D 5,21 ± 0,19
mg/kg.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 4 dari 4 sampel yang disampling
di Wilayah Ponorogo mengandung logam berat merkuri dengan kadar yang
terkandung melebihi batas kadar logam merkuri yang telah ditetapkan pemerintah
yaitu kurang dari 1 mg/kg (BPOM, 2019).
2021 ANALISIS KANDUNGAN PARASETAMOL PADA JAMU PEGAL LINU YANG DIJUAL DI PASAR PARE
Lihat Detail Karya
Penulis: FRISKA NURFIAYITNA PUTRI
NIM: P17120183060
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Retno Ikayanti, S.Farm., Apt

Cover KTI
tidak tersedia
2021 ANALISIS KANDUNGAN PATI SUSU SAPI METODE PENCITRAAN DIGITAL DENGAN INDIKATOR POVIDONE IODIN
Lihat Detail Karya
Penulis: REXI KURNIAWAN
NIM: P17120183039
Program Studi: D-III ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Retno Ikayanti, S. Farm, M.Farm,Apt.
Lihat Abstraksi
Susu segar adalah susu murni yang tidak mendapatkan perlakuan apapun kecuali proses pendinginan dan tanpa mempengaruhi kemurniannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pembentukan kompleks senyawa karbohidrat dengan povidone iodin dan untuk menganalisis kadar karbohidrat berlebih dalam susu segar. Analisis karbohidrat dapat dilakukan dengan metode pencitraan digital berdasarkan pembentukan senyawa kompleks antara karbohidrat dengan povione iodin.
Dilakukan uji optimasi jumlah tetesan, waktu respon, batas deteksi, linearitas, selektivitas, presisi, dan akurasi pada sampel. Sampel sebanyak 1 mL dilakukan penambahan larutan indikator povione iodin. Hasil dari penelitian ini adalah nilai RGB karbohidrat dapat terbaca pada aplikasi imagej, hal tersebut menunjukkan bahwa karbohidrat dapat membentuk senyawa komplek dengan povione iodin sebagai indikator yang berfungsi sebagai pengikat karbohidrat. Uji linieritas (r) yang diperoleh dari persamaan kurva baku adalah 0.9929, Limit deteksi (LOD) mencapai 6,178 ppm dan limit kuantitas (LOQ) sebesar 18,722 ppm, Akurasi yang dinyatakan dalam persen perolehan kembali (% Recovery) yakni 92,5%, Presisi dalam bentuk nilai %RSD yakni 0,152%. Berdasarkan hasil tersebut maka metode ini memiliki validitas yang baik sehingga dapat digunakan untuk deteksi cepat pati.