Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 1561–1570 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2021

ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA STUNTING PADA BALITA 12-59 BULAN

Lihat Detail Karya
Penulis: RESSA FEBRIANA
NIM: 17110184095
Program Studi: PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Dosen Pembimbing: Endang Widajati, SST, M. Kes
Cover KTI
tidak tersedia
2021

ANALISIS FAKTOR STRES TERHADAP ASUPAN MAKAN DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA MASA PANDEMI COVID - 19 DI PUSKESMAS MULYOREJO KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: ANINDHITA SAVIOREL RIVALDY
NIM: P17111174054
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: 7. Dwipajati, SST., M.Gz
Cover KTI
tidak tersedia
2021

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT

Lihat Detail Karya
Penulis: BASILIO ROBERTO DOS SANTOS RIBEIRO
NIM: P17211174035
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Anggun Setyarini, S.Kep., Ns., M.Kep.
Subjek: KEPERAWATAN
Cover KTI
tidak tersedia
2021

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT

Lihat Detail Karya
Penulis: NABILA PUTRI RAHADITYA
NIM: P17410183068
Program Studi: D-III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: dr. Endang Sri Dewi H.S., M.QIH.
Subjek: REKAM MEDIS
Cover KTI
2021

ANALISIS FLAVONOID PADA DAUN SINTRONG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

Lihat Detail Karya
Penulis: LELADIA PRATIWI
NIM: P17120182019
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Bu Retno Ikayanti, S. Farm., Apt
Lihat Abstraksi
Telah dilakukan penelitian analisis kadar flavonoid total daun sintrong mentah, rebus, dan tumis (Crassocephalum Crepidioides) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar flavonoid total yang terkandung pada daun sintrong mentah, rebus, dan tumis (Crassocephalum Crepidioides). Ekstraksi kandungan kimia dari daun sintrong (Crassocephalum Crepidioides) dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Untuk menentukan senyawa flavonoid pada ekstrak sampel, maka dilakukan analisa senyawa menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Dari hasil penelitian diperoleh kadar flavonoid total total sebesar 0,3038 mg QE/g atau 30,38 % untuk daun sintrong mentah, untuk kadar flavonoid total pada daun sintrong rebus yaitu sebesar 0,2477 mg QE/g atau sebesar 24,77%, dan untuk kadar flavonoid total pada daun sintrong tumis yaitu sebesar 0,1157 mg QE/g atau 11,57%.
Cover KTI
2021

ANALISIS HUBUNGAN POLA MAKAN DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA REMAJA OVERWEIGHT

Lihat Detail Karya
Penulis: SITI QODRIYATUS SOLIKHAH
NIM: P17111173031
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Utama: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes, Pendamping: Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc
Lihat Abstraksi
Obesitas pada usia >18 tahun pada tahun 2018 meningkat sebesar 2,1% dan overweight meningkat sebesar 7% dibandingkan tahun 2013. Semakin meningkatnya angka obesitas di Indonesia, maka perlu diwaspadai terutama pada remaja karena memiliki risiko besar terkena berbagai penyakit kronis dan meningkatkan risiko obesitas pada saat dewasa. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan asupan zat gizi makro terhadap kadar kolesterol total dan glukosa darah pada remaja overweight. Manfaat : Analisis ini diharapkan dapat digunakan sebagai kajian yang lebih dalam tentang faktor risiko dan penyebab overweight pada remaja. Metode : Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan desain jurnal cross sectional study dan pencarian jurnal menggunakan database jurnal berbasis web dengan rumusan pertanyaan berdasarkan struktur PECOS. Hasil : Asupan zat gizi makro, yaitu energi, protein, dan lemak pada remaja rerata memiliki persentase >120% AKG yang menunjukkan kategori lebih. Indeks Massa Tubuh (IMT) signifikan dengan kadar kolesterol total (p = 0,002, p = 0,001, p = 0,027). Rerata kadar kolesterol total remaja overweight sebesar 211,57 mg/dl yang menunjukkan kategori batas tinggi. Indeks Massa Tubuh (IMT) signifikan dengan kadar glukosa darah pada remaja overweight dan obesitas (p = 0,026, p = 0,004, p = 0,001). Rata-rata kadar glukosa darah remaja overweight sebesar 94,97 mg/dl yang menunjukkan kategori normal. Simpulan : Peningkatan kadar kolesterol total dan kadar glukosa darah pada remaja overweight berhubungan dengan pola makan yang tidak sesuai dengan gizi seimbang dan asupan zat gizi lebih dari AKG
Cover KTI
tidak tersedia
2021

ANALISIS HUBUNGAN TATA RUANG FILING TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PETUGAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT

Lihat Detail Karya
Penulis: Dila Amalia Labibah
NIM: P17410184150
Program Studi: D-III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Hartaty Sarma Sangkot, SKM., MARS.
Subjek: REKAM MEDIS
Cover KTI
2021

ANALISIS JAGUNG SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT ALTERNATIF TINGGI SERAT TERHADAP GLUKOSA DARAH DAN TEKANAN DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Lihat Detail Karya
Penulis: Novanda Rizkiadefta Dwigiardi
NIM: P17111171007
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Utama: Endang Widajati, SST., M.Kes., Pendamping: Dwipajati, SST., M.Gz.
Lihat Abstraksi
Prevalensi pasien/penderita diabetes melitus diperkirakan akan meningkat hingga mencapai 13,5% dari penduduk dunia pada tahun 2040. Dua dari tiga orang penderita diabetes melitus memiliki kecenderungan mengalami peningkatan tekanan darah. Asupan serat dalam jumlah yang cukup dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan distensi (pelebaran) lambung yang berkaitan dengan peningkatan rasa kenyang, dimana proses pencernaan menjadi lambat sehingga respon glukosa darah juga rendah. Makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia adalah nasi, sementara per 100 gram nasi putih memiliki nilai indeks glikemik (IG) lebih tinggi serta memiliki kandungan serat yang lebih rendah jika dibandingkan dengan jagung. Sebagai salah satu upaya diversifikasi pangan, jagung dapat dijadikan sebagai makanan pokok alternatif pasien diabetes melitus tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jagung sebagai sumber karbohidrat alternatif tinggi serat terhadap glukosa darah dan tekanan darah pasien diabetes melitus tipe 2. Jenis penelitian ini adalah systematic literatue review atau sering disingkat SLR atau dalam bahasa Indonesia disebut tinjauan pustaka sistematis dengan jenis data yang digunakan yaitu data sekunder yaitu berupa original dan review artikel yang didapat dari google scholar, sinta.ristekbrin.go.id, serta sciendirect.com. Data tersebut kemudian dibandingkan lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian jagung terhadap kadar glukosa darah dan tekanan darah pada orang sehat, hewan coba maupun pasien diabetes melitus. Pemberian jagung lebih efektif untuk penurunan kadar glukosa darah terhadap orang sehat dan hewan coba jika dibandingkan dengan pasien diabetes melitus tipe 2; cukup efektif untuk penurunan tekanan darah pada hewan coba, dengan proses pengolahan kelembapan lebih tinggi serta proporsi setara 50 gram karbohidrat (orang sehat, pasien diabetes melitus tipe 2) atau minimal 15% (hewan coba).
Cover KTI
2021

ANALISIS JENIS PEWARNA BERBAHAYA PADA SEDIAAN ROTI SECARA KUALITATIF MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI KERTAS

Lihat Detail Karya
Penulis: TITANIA WIDHA ENGGAL MARIANA
NIM: P17120183074
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Sandry Kesuma, ST., M.Si.
Lihat Abstraksi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mutu dan keamanan produk roti yang beredar di Kota Malang. Analisis ini dilakukan secara kualitatif menggunakan kromatografi kertas, variabel yang digunakan variabel bebas yaitu roti berwarna merah dan kuning dengan rentang harga Rp. 1.000 – Rp. 3000. Variabel terikatnya adalah uji kualiatatif menggunakan kromatografi kertas. Sampel penelitian ini adalah roti berwarna merah dan kuning yang diduga mengandung pewarna sintesis. Sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil uji penyerapan warna pada benang wol sampel roti berwarna merah dan kuning dari larutan uji yang kemudian didapatkan nilai Rf dari masing masing sampel dan larutan baku menggunakan rumus Rf = jarak gerak zat terlarut/ jarak gerak zat pelarut. Hasil penelitian Pada sampel M1 1000, M2 1000, M3 2000, M7 2500, M8 3000 warna sampel melekat pada benang wol menghasilkan warna merah, tetapi tidak muncul bercak noda sehingga nilai Rfnya 0. Pada sampel M4 2000 dan M6 2500, warna sampel melekat pada benang wol menghasilkan warna merah pekat, muncul bercak noda dan memiliki nilai Rf 4,2. Pada sampel M5 2500 terdapat hasil penelitian yang sedikit berbeda, dimana warna sampel tidak melekat pada benang wol. Pada sampel K1 1000, K2 1000, K3 2000, K4 2000, K5 2500, K6 2500, K7 2500 warna terserap dalam benang wol, tetapi tidak muncul bercak noda sehingga nilai Rfnya 0. Sedangkan pada sampel K8 3000 warna tidak terserap dalam benang wol. Berdasarkan hasil pengujian sampel roti menunjukkan bahwa tidak ada sampel yang mengandung pewarna berbahaya seperti rhodamin B dan methanil yellow.
Cover KTI
2021

ANALISIS KADAR FORMALDEHID TERHADAP KEAMANAN PRODUK PADA SEDIAAN CAT KUKU YANG DIJUAL DI PASAR BESAR KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: AFIFAH FA’IDATUN NISA
NIM: P17120183069
Program Studi: D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Lukky Jayadi S.Farm.,M.Farm.,Apt.
Lihat Abstraksi
Cat kuku merupakan salah satu jenis kosmetik yang banyak digunakan oleh manusia terutama oleh kaum wanita. Cat kuku terdiri dari beberapa zat kimia tambahan yang penggunaanya harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Salah satu zat kimia dalam cat kuku adalah formaldehida yang berfungsi sebagai pengeras pada cat kuku. Formaldehid diperbolehkan dalam cat kuku dengan kadar maksimal 5% menurut Peraturan Kepala Badan POM RI dengan Nomor 23 tahun 2019 tentang Persyaratan Tekniks Bahan Kosmetika. Penggunaan formaldehid tidak sesuai standar dapat menyebabkan iritasi, alergi dan efek berbahaya lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar formaldehid dalam cat kuku yang dijual di Pasar Besar Kota Malang telah sesuai dengan syarat kadar formaldehid atau tidak. Sampel yang digunakan adalah 3 merk cat kuku yang berbeda dengan kisaran harga Rp.8.000 hingga Rp.13.000 yang dijual oleh beberapa pedagang di Pasar Besar Kota Malang. Preparasi sampel menggunakan metode destilasi secara duplo. Metode analisis yang digunakan adalah uji kimia secara kualitatif menggunakan pereaksi KMnO4 dan pereaksi Schiff, serta uji kuantitatif menggunakan instrument Spektrofotometri Uv-Vis pada panjang gelombang 546 nm. Berdasarkan hasil
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan