2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Menampilkan 131–140 dari 5188 KTI mahasiswa
2024
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN BOUNDING ATTACHMENT DENGAN RISIKO POSTPARTUM BLUES PADA IBU POSTPARTUM SECTIO CAESAREA DI RUANG SAKURA RSUD DR. SOEDOMO TRENGGALEK
Lihat Detail Karya
2024
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA MASA NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATIANROWO KABUPATEN NGANJUK
Lihat Detail Karya
2024
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT PRENATAL DISTRES PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DI TPMB SITI RUGAYAH
Lihat Detail Karya
2024
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN INTERDIALYTIC WEIGHT GAIN (IDWG) PADA PASIEN END STAGE RENAL DISEASE DI RS IHC LAVALETTE KOTA MALANG
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
Kenaikan berat badan intradialis yang berlebih pada pasien gagal ginjal kronik stadium akhir atau End Stage Renal Disease (ESRD) yang menjalani hemodialisa dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Efikasi diri (keyakinan akan kemampuan diri) yang tinggi dapat meningkatkan kesiapan pasien dalam menjalani kehidupan yang lebih berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan interdialytic weight gain (IDWG) pada pasien ESRD. Jenis rancangan penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 107 responden. Uji analisis data univariat untuk mengetahui karakteristik responden. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Hasil dari penelitian ini sebanyak 69 pasien (64,5%) memiliki efikasi diri rendah dan kategori IDWG sedang sebanyak 56 pasien (52,3%). Hasil uji Rank-Spearman didapatkan nilai p-value 0,000 dan nilai korelasi Spearman (r) positif sebesar 0,565. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara efikasi diri dengan interdiaytic weight gain (IDWG) pada pasien ends stage renal disease. Saran dari penelitian ini adalah bagi manajer rumah sakit hendaknya mempertimbangkan pembuatan kebijakan terkait pelayanan dan perawatan pasien ESRD dengan memberikan edukasi secara berkala terkait ESRD, IDWG, dan pentingnya dukungan sosial di ruang tunggu.
Cover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2024
HUBUNGAN FAKTOR USIA, JENIS KELAMIN DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN PROFIL PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN SPINAL ANESTESI
Lihat Detail Karya
2024
HUBUNGAN FREKUENSI KUNJUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA KLIEN LANJUT USIA DI PONDOK LANSIA AL-ISHLAH KOTA MALANG
Lihat Detail KaryaCover KTI
tidak tersedia
tidak tersedia
2024
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KENDALKEREP KOTA MALANG
Lihat Detail Karya
2024
HUBUNGAN IMT DAN DURASI OPERASI DENGAN KEJADIAN MILD HYPOTHERMIA PADA PASIEN ANESTESI SPINAL DI RSUD KANJURUHAN
Lihat Detail Karya
2024
HUBUNGAN INTENSITAS NYERI LUKA OPERASI DAN KECEMASAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU PRIMIPARA POST SECTIO CAESAREA
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
Ibu primipara dengan post sectio caesarea seringkali mangalami produksi ASI yang rendah, hal itu diduga karena intensitas nyeri luka operasi dan kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan intensitas nyeri luka operasi dan kecemasan dengan produksi ASI pada ibu primipara post sectio caesarea. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel 40 responden. Teknik sampling menggunakan jenis purposive sampling. Variabel independen yaitu intensitas nyeri luka operasi dan kecemasan, sedangkan variabel dependen yaitu produksi ASI. Instrument penelitian menggunakan skala NRS, lembar kuesioner HARS, dan lembar kuesioner menggunakan indikator ibu dan bayi untuk penilaian produksi ASI. Waktu penelitian pada bulan Februari-April 2024. Data dianalisis menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki intensitas nyeri luka operasi yang berat, tingkat kecemasan yang berat, dan produksi ASI yang kurang. Nilai p-value=0,000 dan r=-0,822 berarti ada hubungan antara intensitas nyeri luka operasi dengan produksi ASI. Nilai p-value=0,000 dan r=-0,705 berarti ada hubungan antara kecemasan dengan produksi ASI. Intensitas nyeri luka operasi memiliki hubungan sangat kuat terhadap produksi ASI dibandingkan kecemasan dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,822. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan intensitas nyeri luka operasi dengan produksi ASI pada ibu primipara post sectio caesarea dan terdapat hubungan kecemasan dengan produksi ASI pada ibu primipara post sectio caesarea. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dengan membuat suatu program yang efektif dalam manajemen nyeri, penurunan kecemasan, dan mempelancar produksi ASI untuk ibu primipara post sectio caesarea sehingga dapat memproduksi ASI lebih baik.