Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 1321–1330 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KELENGKAPAN KETERISIAN FORMULIR RESUME MEDIS DALAM MENUNJANG KELENGKAPAN PEMBUATAN LAPORAN AKCM DI RUMAH SAKIT DKT SIDOARJO

Lihat Detail Karya
Penulis: ANISA AINURROCHMA
NIM: P17410191007
Program Studi: D-III REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Firstanto Agung Pribadi, A.Md Per Kes., S.KM., MKM.
Subjek: REKAM MEDIS ,INFORMASI KESEHATAN
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEMAMPUAN IBU DALAM PELAKSANAAN TOILET TRAINING PADA ANAK TODDLER DENGAN MENGGUNAKAN POTTY TRAINING DI SUKUN KOTA MALANG 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: TITIS MAHANANI
NIM: P17210191014
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr.Susi Milwati.S.Kp.M.Pd.
Subjek: Kemampuan Ibu, Toilet Training pada Toddler.
Lihat Abstraksi
Kemampuan Ibu dalam mengajarkan toilet training dapat membantu anak belajar untuk mengosongkan kandung kemih dengan benar, sehingga tidak meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan ibu dalam pelaksanaan toilet training pada anak todller dengan menggunakan potty training di Sukun Kota Malang. Metode penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dengan dua subjek yang dilakukkan pada Bulan Januari 2022. Pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner dan observasi menggunakan skala gutmen. Kemampuan ibu dalam melaksanakan Toilet training dilaksanakan secara bertahap mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian tahap perencanaan, pengetahuan subjek 1 dan 2 sebelum pelatihan kurang, setelah diberi pendidikan kesehatan berubah menjadi baik. Subjek berkomitmen melaksanakan toilet training, dan mengetahui tanda tanda anak sudah siap untuk dilatih toilet training. Tahap pelaksanaan toilet training selama 3 minggu kemampuan subjek 1 dan 2 dalam melatih toilet training berhasil dibuktikan dengan ibu mampu mengajarkan toilet training. Tahap evaluasi subjek 1 dan 2 berhasil melakukan toilet training, dan ke dua anak setelah diberi toilet training terjadi perubahan sebelumnya mengalami keterlambatan kemudian setelah diajarkan toilet training menjadi berhasil. Hanya belum semua dapat dilakukan terutama jika mengunakan celana yang ada kancing kadang masih perlu bantuan. Kesimpulan renponden 1 dan 2 mampu melakukkan toilet training. Rekomedasi diharapkan bagi ibu dalam melatih anak usia toddler tentang toilet training dapat dilakukkan secara bertahap
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEMAMPUAN IBU DALAM TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER SETELAH DIBERIKAN EDUKASI 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: Firsty Martha Atikasari
NIM: P17210193053
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M.Pd
Subjek: Kemampuan ibu, toilet training
Lihat Abstraksi
Toilet training merupakan usaha yang dilakukan untuk melatih kemampuan anak dalam mengontrol buang air kecil dan buang air besar. Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) Nasional pada tahun 2012 memperkirakan jumlah balita yang sulit untuk mengontrol BAB dan BAK (mengompol) di usia toddler sampai dengan prasekolah (3-6 tahun) mencapai 75 juta anak (Pangestu et al., 2021). Untuk meningkatkan keberhasilan toilet training anak maka dibutuhkan kemampuan ibu yang baik dalam toilet training anak, mengingat ibu adalah tokoh sentral dalam perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kemampuan ibu dalam toilet training pada anak usia toddler setelah diberikan edukasi di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Metode penelitian ini bersifat studi kasus deskriptif, subjek dalam penelitian ini adalah ibu yang bertempat tinggal di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang dan memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah 2 orang. Alat ukur yang digunakan adalah wawancara dan observasi partisipatif, lalu dianalisis dan dihitung berdasarkan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan ibu dalam toilet training pada anak usia toddler meningkat setelah diberikan edukasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan ibu dalam toilet training pada anak usia toddler setelah diberikan edukasi di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEMAMPUAN IBU TENTANG TOILET TRAINING PADA TODDLER SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN EDUKASI DI POSYANDU BALITA 7 DESA PULOSARI 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: DEVI INAYATUL KHUSNA
NIM: P17210193095
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp., M.Pd.
Subjek: Kemampuan Ibu, Toilet Training
Lihat Abstraksi
Yang dimaksud dengan kemampuan ibu dalam hal ini adalah kecakapan seorang ibu atau potensi ibu dalam menguasai suatu keahlian yang merupakan bawaan sejak lahir atau merupakan hasil latihan praktek dan digunakan untuk mengerjakan sesuatu yang diwujudkan melalui tindakannya. Toilet training merupakan proses pengajaran untuk kontrol buang air besar dan buang air kecil secara benar dan teratur (Zaviera, 2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ibu tentang toilet training pada toddler sebelum dan sesudah diberikan edukasi di posyandu balita 7 desa Pulosari. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deskriptif, subjek dalam penelitian ini berjumlah 3 orang sesuai dengan kriteria inklusi. Instrumen penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi partisipatif, lalu dianalisis dan dihitung berdasarkan scoring. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi dari 3 responden berdasarkan kategori kemampuan yang kurang kemudian meningkat menjadi kemampuan yang baik meliputi pengetahuan, sikap dan perilaku/ketrampilan dalam pelaksanaan toilet training pada toddler. Direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang peran kader posyandu dalam melakukan penyuluhan terhadap ibu tentang toilet training
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEMAMPUAN ORANG TUA DALAM PENANGANAN TEMPER TANTRUM PADA ANAK PRA SEKOLAH SETELAH DIBERIKAN KONSELING 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: Dian Ramadhani
NIM: P17210193051
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M.Pd
Subjek: Kemampuan orang tua, temper tantrum, konseling
Lihat Abstraksi
Masalah perkembangan yang dapat terjadi pada anak usia pra sekolah adalah masalah emosional yaitu temper tantrum. Akibat dari temper tantrum yaitu anak melampiaskan kemarahannya dengan cara menangis dan berguling di lantai yang berisiko menyebabkan cedera. Kemampuan orang tua dalam berpikir (pengetahuan), bersikap, dan bertindak berberperan penting untuk menangani temper trantrum anak. Tujuan untuk mengidentifikasi temper tantrum pada anak pra sekolah dan mengidentifikasi kemampuan orang tua tentang pengetahuan, sikap dan tindakan dalam penanganan temper tantrum pada anak pra sekolah. Metode menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif observatif, subjek penelitian 2 orang tua yang bertempat tinggal di Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang yang memiliki anak usia pra sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Hasil menunjukkan hasil temper tantrum pada subjek 1 (An. S) dan subjek 2 (An. G) sebelum dilakukan konseling di pertemuan ke-1 termasuk ke dalam kategori anak beresiko terjadi temper tantrum dengan hasil skor temper tantrum 96 untuk subjek 1 (An. S) dan 63 pada subjek 2 (An. G). Setelah dilakukan konseling, kedua subjek mengalami perubahan dari pertemuan ke 4, 6, dan 8 dengan skor 42 pada subjek 1 (An. S) dan 32 untuk subjek 2 (An. G) termasuk kategori tidak beresiko terjadi temper tantrum. Hasil kemamampuan orang tua, sebelum dilakukan konseling di pertemuan ke-1 pada subjek 1 (Ny. R) dan subjek 2 (Ny. I) diketahui kemampuan dalam penanganan temper tantrum kurang dengan hasil skor kemampuan kedua subjek 20 (skor pengetahuan 0, sikap 40, dan tindakan 20). Setelah dilakukan konseling, hasil kemampuan kedua subjek mengalami peningkatan pada pertemuan ke-2 sampai ke-8 termasuk ke dalam kategori kemampuan orang tua dalam penanganan temper tantrum baik dengan hasil skor kemampuan subjek 1 (Ny. R) 98 (skor pengetahuan 100, sikap 93, dan tindakan 100) dan subjek 2 (Ny. I) 97 (skor pengetahuan 100, sikap 90, dan tindakan 100). Adanya hubungan antara perilaku temper tantrum pada anak pra sekolah dengan kemampuan orang tua dalam penanganan temper tantrum. Semakin tinggi hasil temper tantrum anak, semakin berkurang kemampuan orang tua dalam penanganan temper tantrum. Sebaliknya semakin rendah hasil temper tantrum anak, semakin baik kemampuan orang tua dalam penanganan temper tantrum. Orang tua diharapkan memiliki kemampuan yang baik dan menerapkan penanganan temper tantrum pada anak pra sekolah sehingga anak tidak berperilaku temper tantru
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEMAMPUAN ORANG TUA DALAM PENANGANAN KEJANG DEMAM PADA ANAK USIA BALITA

Lihat Detail Karya
Penulis: M.Aldy Dhobit A,R
NIM: P17210193097
Program Studi: PRODI D-III KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Sri Mudayatiningsih, S.Kep., M.Kes
Subjek: Kemampuan orang tua, penanganan kejang demam
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEPATUHAN LANSIA TERHADAP POLA HIDUP SEHAT PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS DI WILAYAH SUKUN KELURAHAN SUKUN KECAMATAN SUKUN RT.10 RW.04 KOTA MALANG 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: INTAN NUR LAILY ANAMUDZI
NIM: P17210193058
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Edy Suyanto S.ST, MPH.
Subjek: Kepatuhan, Lansia, Pola Hidup Sehat, Osteoarthritis
Lihat Abstraksi
Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif berkaitan dengan kerusakan kartilago sendi, Vertebra, panggul, lutut, dan pergelangan kaki yang paling terkena osteoarthritis. Osteoarthritis dapat dicegah dengan pola hidup sehat meliputi, berolahraga secara rutin, ketepatan asupan makanan untuk meminimalisir peningkatan berat badan, menyeimbangkan waktu antara istirahat dan beraktivitas. Lansia yang mengalami Osteoarthritis biasanya kurang menerapkan pola hidup sehat. Tujuan Penelitian mengindentifikasi kepatuhan penderita osteoarthritis pada penerapan pola hidup sehat yang dapat mencegah terjadinya masalah yang lebih serius pada osteoarthritis. Pengumpulan Data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik Analisa data secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pola hidup responden pada indikator kepatuhan pasien dalam ketepatan berolahraga secara rutin dapat dijalankan dengan baik, pada indikator ketepatan asupan makanan untuk meminimalisir terjadinya peningkatan berat badan dan ketepatan menyeimbangkan antara waktu istirahat dan beraktivitas dapat terlaksana dengan baik . Kepatuhan Pola Hidup Sehat juga harus ada dukungan dari keluarga serta sikap dan kebiasaan itu sangat penting agar subjek penelitian mempunyai dukungan serta dapat memperbaiki kualitas hidup yang lebih bermakna. Peneliti menyarankan kepada subjek untuk menjalankan pola hidup sehat lebih baik lagi.
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KEPUASAN PENDONOR PADA SAAT PENGAMBILAN DARAH DI GEDUNG UDD PMI KAB.MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: INEKE WULAN SARI
NIM: P17440194056
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: -
Cover KTI
2022

KUALITAS MAKANAN DAN KETEPATAN WAKTU DISTRIBUSI TERHADAP SISA MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ABDOER RAHEM SITUBONDO

Lihat Detail Karya
Penulis: LINDYA SUSHANTY
NIM: P17111215019
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Tapriadi, SKM, M.Pd
Cover KTI
tidak tersedia
2022

KUALITAS MAKANAN DAN KETEPATAN WAKTU DISTRIBUSI TERHADAP SISA MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ABDOER RAHEM SITUBONDO (2022)

Lihat Detail Karya
Penulis: LINDYA SUSHANTY
NIM: P17111215019
Program Studi: STR GIZI
Dosen Pembimbing: Ir. Astutik Pudjirahayu., M.Si
Subjek: MAKANAN,SISA MAKANAN
Lihat Abstraksi
ABSTRAK Lindya Sushanty, 2022. Kualitas Makanan dan Ketepatan Waktu Distribusi terhadap Sisa Makanan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Abdoer Rahem Situbondo. Program Studi Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing : Ir. Astutik Pudjirahaju, M.Si dan Carissa Cerdasari, S.Gz, M.P.H, RD Sisa makanan mempengaruhi status gizi pasien yang dirawat di rumah sakit dan menjadi indikator untuk mengevaluasi kepuasan pasien terhadap kegiatan penyelenggaraan makanan rumah sakit. Jika makanan yang disajikan berkualitas baik maka makanan yang disajikan akan dapat dikonsumsi dengan baik tanpa meninggalkan sisa. Ketepatan waktu distribusi yang tidak sesuai dengan jadwal makan akan mempengaruhi daya terima pasien terhadap makanan yang disajikan. Hasil penelitian pendahuluan, sisa makanan pada penyelenggaraan makanan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo masih tinggi, lebih dari SMPRS sebesar 20%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas makanan dan ketepatan waktu distribusi terhadap sisa makanan di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara systematic random sampling dan didapatkan 31 orang responden. Responden menilai kualitas makanan yang disajikan RSUD dr. Abdoer Rahem adalah baik, 12,9% responden menilai cita rasa makanan masih kurang. Waktu distribusi makanan yang tepat adalah 66,7%, yang tidak tepat 33,3%. Sisa makanan pasien di RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo sebesar 27,19%. Sisa makan terbanyak pada pasien Kelas 2, pada menu sayur, pada waktu makan pagi dan pada jenis kelamin perempuan. Sisa makan paling sedikit adalah pada pasien VIP, pada menu lauk hewani, pada waktu makan siang dan pada jenis kelamin laki-laki. Rata-rata responden menilai bahwa kualitas makanan yang disajikan RSUD dr. Abdoer Rahem adalah baik, tetapi sisa makanan yang disajikan masih tergolong tinggi, melebihi 20%. Waktu distribusi makanan pagi dan siang selalu tepat, waktu distribusi makan malam selalu tidak tepat, tetapi sisa makan di semua waktu makan tergolong tinggi. Perlu dilakukan pembuatan standar resep dan standar bumbu, juga pelatihan kepada tenaga pengolah makanan, untuk meningkatkan kemampuan memasak agar penilaian terhadap cita rasa makanan meningkat. Perlu sosialisasi kembali SPO Distribusi Makanan di Instalasi Gizi, agar seluruh petugas ingat jam distribusi sesuai SPO. Kata Kunci : sisa makanan, kualitas makanan, waktu distribusi
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan