2018
PENGARUH PENINGKATAN KOMPETENSI KADER TERHADAP KEMANDIRIAN DETEKSI DINI PRE EKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO, KOTA MALANG
Lihat Detail KaryaLihat Abstraksi
ABSTRAK
Pre-eklamsia/eklamsia merupakan penyebab AKI tertinggi di Indonesia, salah
satunya di Jawa Timur yaitu sebesar 30,90%. Salah satu wilayah yang turut
menyumbangkan angka kematian di Kota Malang, yaitu wilayah kerja Puskesmas
Dinoyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kompetensi kader dalam
deteksi dini untuk preeklamsia pada masa kehamilan. Pada penelitian ini
menggunakan analisis statistik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian
ini dilaksanakan selama tiga bulan sejak bulan Agustus sampai Oktober 2018 di
wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Sampel dalam penelitian sebanyak 30
ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang yang telah memenuhi
kriteria inklusi, menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang
digunakan berupa lembar observasi serta kuesioner, dan data dianalisa secara univariat
dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada rerata
penilaian kemandirian kader sebelum dan sesudah perlakuan (nilai p<0,05) dan ada
perbedaan yang signifikan pada rerata penilaian pemeriksaan tekanan darah, protein
urine dan pemeriksaan oedema sebelum dan sesudah perlakuan (nilai p<0,05). Upaya
yang komprehensif terkait dengan peningkatan kompetensi kader sangat diperlukan
dalam upaya deteksi dini kesehatan ibu hamil.
Kata Kunci: Pre-eklamsia, Ibu Hamil, Kader
Pre-eklamsia/eklamsia merupakan penyebab AKI tertinggi di Indonesia, salah
satunya di Jawa Timur yaitu sebesar 30,90%. Salah satu wilayah yang turut
menyumbangkan angka kematian di Kota Malang, yaitu wilayah kerja Puskesmas
Dinoyo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan kompetensi kader dalam
deteksi dini untuk preeklamsia pada masa kehamilan. Pada penelitian ini
menggunakan analisis statistik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian
ini dilaksanakan selama tiga bulan sejak bulan Agustus sampai Oktober 2018 di
wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Sampel dalam penelitian sebanyak 30
ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo Kota Malang yang telah memenuhi
kriteria inklusi, menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang
digunakan berupa lembar observasi serta kuesioner, dan data dianalisa secara univariat
dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada rerata
penilaian kemandirian kader sebelum dan sesudah perlakuan (nilai p<0,05) dan ada
perbedaan yang signifikan pada rerata penilaian pemeriksaan tekanan darah, protein
urine dan pemeriksaan oedema sebelum dan sesudah perlakuan (nilai p<0,05). Upaya
yang komprehensif terkait dengan peningkatan kompetensi kader sangat diperlukan
dalam upaya deteksi dini kesehatan ibu hamil.
Kata Kunci: Pre-eklamsia, Ibu Hamil, Kader