Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Reset
Menampilkan 91–100 dari 5188 KTI mahasiswa
Cover KTI
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN INKOMPATIBEL PADA PEMERIKSAAN UJI SILANG SERASI DI UDD PMI KOTA KEDIRI BULAN JANUARI – OKTOBER 2023

Lihat Detail Karya
Penulis: MARIA DHIVA ANDRASTHEA CHRISANTI
NIM: P17440214067
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp., M.Kes
Cover KTI
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN YANG MENGALAMI INKOMPATIBEL PADA UJI SILANG SERASI DI UDD PMI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2020-2022

Lihat Detail Karya
Penulis: SEKAR ARUM MAHARANI
NIM: P17440214046
Program Studi: D3 TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp., M.Kes.
Lihat Abstraksi
Transfusi darah merupakan pemebrian darah donor kepada respien secara langsung ke dalam sirkulasi tubuh. Uji pre tranfusi sangat penting dilakukan untuk memastikan darah donor bisa cocok didalam tubuh pasien. Uji silang serasi atau crossmatch merupakan prosedur yang penting untuk memastikan apakah terdapat aloantibodi dalam darah resipien yang akan bereaksi dengan darah donor untuk mencegah timbulnya reaksi transfusi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan gambaran karakteristik pasien yang mengalami inkompatibel pada uji silang serasi di UDD PMI Kabupaten Lumajang tahun 2020-2022. Teknik pembuatan sampling pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu dengan metode pengumpulan data adalah studi dokumentasi melalui catatan di UDD PMI Kabupaten Lumajang. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik pasien yang mengalami inkompatibel paling banyak berdasarkan jenis kelamin perempuan sebanyak 53 pasien (65,34%), berdasarkan usia paling banyak pada usia 46-59 tahun sebanyak 38 pasien (38,4%), berdasarkan golongan darah paling banyak bergolongan darah O sebanyak 39 pasien (39,4%), berdasarkan jenis komponen darah paling banyak dalam bentuk komponen PRC sebanyak 99 pasien (100%), berdasarkan jenis inkompatibel paling banyak pada inkompatibel mayor-minor-autocontrol sebanyak 75 pasien (75,76) dan berdasarkan diagnose penyakit paling banyak pada penyakit anemia sebanyak 85 pasien (85,86%).
Cover KTI
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN YANG MENGALAMI INKOMPATIBEL PADA UJI SILANG SERASI DI UDD PMI KOTA SURABAYA TAHUN 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: FARADILLA RACHMAWATY
NIM: P17440214063
Program Studi: PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp, M.Kes.,
Lihat Abstraksi
Transfusi darah adalah upaya memberikan darah dari donor kepada pasien. Pemeriksaan pra transfusi merupakan satu rangkaian pemeriksaan mencocokkan darah pasien dengan darah donor yang dilakukan sebelum darah ditransfusikan kepada pasien. Tujuan dilakukannya pemeriksaan pra transfusi untuk mengetahui ada tidaknya aloantibodi pada darah pasien yang akan bereaksi dengan darah donor bila ditransfusikan atau sebaliknya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan gambaran karakteristik pasien yang mengalami inkompatibel pada uji silang serasi di UDD PMI Kota Surabaya pada tahun 2022. Teknik pembuatan sampling pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu dengan metode pengumpulan data adalah studi dokumentasi melalui catatan di UDD PMI Kota Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil pemeriksaan uji silang serasi inkompatibel berdasarkan karakteristik pasien. Inkompatibel berdasarkan usia paling banyak pada umur 60 tahun ke atas sebanyak 167 pasien (42%), inkompatibel berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada perempuan sebanyak 236 pasien (59%), inkompatibel berdasarkan golongan darah paling banyak pada golongan darah O sebanyak 151 pasien (38%), inkompatibel berdasarkan jenis inkompatibel paling banyak pada inkompatibel minor – autokontrol sebanyak 280 pasien (70%), inkompatibel berdasarkan diagnosa penyakit paling banyak pada penyakit Anemia sebanyak 225 pasien (56%).
Cover KTI
tidak tersedia
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR DARAH SUKARELA YANG MENGALAMI PENOLAKAN SEMENTARA AKIBAT KADAR HEMOGLOBIN ABNORMAL PADA BULAN JANUARI-DESEMBER TAHUN 2023 DI UDD PMI KOTA MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Nabila Medina
NIM: P17440211017
Program Studi: D III Teknologi Bank Darah
Dosen Pembimbing: Nia Lukita Ariani, S.Si., M.Sc
Cover KTI
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR DARAH SUKARELA DI UDD PMI KOTA MALANG TAHUN 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: SAFI ABDILLAH FIKRI
NIM: P17440214059
Program Studi: D3 TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Nia Lukita Ariani, S.Si., M.Sc.
Cover KTI
tidak tersedia
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR DENGAN PLASMA LIPEMIK DI UDD PMI KABUPATEN LUMAJANG TAHUN 2022-2023

Lihat Detail Karya
Penulis: AZKIA NABILA
NIM: P17440214060
Program Studi: D-III TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Dr. Roni Yuliwar, S.Kp, Ns, M.Ked.
Cover KTI
2024

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR REAKTIF HEPATITIS B DI UDD PMI KOTA MOJOKERTO TAHUN 2022

Lihat Detail Karya
Penulis: BELVA CHANDA GANTARI
NIM: P17440213031
Program Studi: D-III TEKNOLOGI BANK DARAH
Dosen Pembimbing: Nia Lukita Ariani,S.Si.,M.Sc.
Cover KTI
2024

GAMBARAN KEBIASAAN JAJAN, PERILAKU PEMILIHAN MAKANAN JAJAN, ASUPAN ZAT GIZI MAKRO, DAN STATUS GIZI ANAK PADA SEKOLAH DASAR NEGERI ORO-ORO OMBO 02 KOTA BATU

Lihat Detail Karya
Penulis: DELLA FEBY WIJAYANTI
NIM: P17110214086
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi, STP. M.Kes
Lihat Abstraksi
Kebiasaan jajan di kalangan anak-anak sekolah dasar seringkali tidak terkontrol, sehingga berpotensi menyebabkan asupan gizi yang tidak seimbang. Hal ini dapat berdampak pada status gizi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebiasaan jajan, perilaku pemilihan makanan jajan, asupan zat gizi makro, dan status gizi anak di Sekolah Dasar Negeri Oro-Oro Ombo 02 Kota Batu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif survey dengan metode kuantitatif. Responden adalah siswa kelas 5 dan 6 teknik pengambilan sampel menggunakan total population sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup frekuensi dan jenis jajanan yang dikonsumsi, serta wawancara terkait kebiasaan jajan dan asupan gizi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik masing-masing variabel. Hasil: Sebagian besar siswa memiliki kebiasaan jajan yang tinggi. Faktor-faktor seperti ketersediaan jajanan di sekitar sekolah, pengaruh teman sebaya, dan kebiasaan makan di rumah berperan signifikan dalam pemilihan makanan jajan. Asupan zat gizi makro dari jajanan menunjukkan bahwa banyak siswa yang tidak memenuhi kebutuhan gizi harian yang dianjurkan, yang berdampak pada status gizi mereka. Kesimpulan: Anak-anak SD Negeri Oro-Oro Ombo 02 Kota Batu selalu membeli jajan setiap hari, memilih makanan berat di kantin dan makanan ringan dari pedagang luar. Minuman es adalah favorit utama. Mereka sering menambahkan bumbu pelengkap dan lebih memilih minuman berwarna. Teman dan media sosial menjadi panduan utama. Sebagian besar anak mengalami defisit gizi makro ringan, meskipun status gizi secara keseluruhan baik. Disarankan agar sekolah dan orang tua menyediakan pilihan jajanan yang sehat .
Cover KTI
2024

GAMBARAN KEJADIAN DISKREPANSI GOLONGAN DARAH PASIEN RUJUKAN DI UTD PMI KOTA SURABAYA

Lihat Detail Karya
Penulis: ZAHRATUL FAKHRIYAH
NIM: P17440211019
Program Studi: D III Teknologi Bank Darah
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp., M.Kes.
Cover KTI
2024

GAMBARAN KONSUMSI PROTEIN DAN VITAMIN A PADA BALITA STUNTING DI PUSKESMAS DINOYO MALANG

Lihat Detail Karya
Penulis: Destiana Nilasari
NIM: P17110213060
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Fifi Luthfiyah, SST., M.Kes
Lihat Abstraksi
Stunting merupakan kondisi pada anak dengan gangguan gagal tumbuh atau terlambat tumbuh atau keterlambatan karena kekurangan gizi kronis yang dimuali sejak dalam kandungan ibu selama 100 hari pertama hingga usia 23 bulan (baduta). Faktor penyebab dari stunting adalah pola asuh yang kurang baik, hambatan akses rumah tangga untuk makanan yang bergizi, hambatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, serta penyakit infeksi. Protein adalah zat gizi yang amat penting untuk anak stunting. Pada anak stunting yang kekurangan protein tidak hanya terancam gagal tumbuh, tapi juga lebih mudah kehilangan massa otot, mengalami patah tulang, serta terkena penyakit infeksi (Soesanti Harini Hartono, 2020). Asupan Vitamin A merupakan mikronutrien yang berkontribusi dengan kejadian stunting pada anak usia 12-60 bulan. Berdasarkan Latar Belakang tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan peneliti bermaksud Gambaran Riwayat konsumsi Protein dan Vitamin A Pada Balita Stunting Di Puskesmas Dinoyo Malang. Penelitian yang akan dilakukan dengan jenis Penelitian Kualitatif dengan metode Observasional Analitik, desain cross-sectional. Hasil penelitian Menunjukkan Karakteristik usia anak stunting usia 0-23 bulan memiliki prevalensi stunting lebih tinggi, asupan protein menunjukkan bahwa konsumsi protein pada 35,5% makanan anak-anak mengalami defisiensi, Asupan vitamin a menunjukkan bahwa konsumsi vitamin a tertinggi pada kelompok usia 10 tahun (66,6%), dengan prevalensi lebih tinggi di wilayah Dinoyo, Penelitian gambaran asupan konsumsi zat gizi protein dan vitamin A pada balita balita stunting.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan