Malang, 29 Juni 2026 – Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang bekerja sama dengan Program Studi Profesi Dietisien Jurusan Gizi dan Dietetika menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku "Interaksi Obat dan Makanan" secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 29 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang sebagai upaya meningkatkan budaya literasi akademik serta memperluas wawasan di bidang gizi dan kesehatan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, Dr. Siti Nur Kholifah, SKM., M.Kep., Sp.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa budaya literasi merupakan fondasi penting dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas pendidikan, serta terciptanya tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing. Beliau juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan bedah buku sebagai sarana berbagi ilmu dan mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan. Kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Armia Hikmaturrachmi Septiviana, A.Md., sedangkan jalannya diskusi dimoderatori oleh Muhamad Ikhwan Fathurrahman, A.Md., Gz. Suasana diskusi berlangsung komunikatif dan interaktif sehingga peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan baik. Acara dilanjutkan dengan pemaparan isi buku "Interaksi Obat dan Makanan" oleh penulis, Dr. Nur Rahman, STP., MP., RD. Buku tersebut membahas pentingnya memahami interaksi antara obat dan makanan untuk meningkatkan keberhasilan terapi, mencegah efek samping, serta menjadi referensi praktis bagi dosen, mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. Bedah buku menghadirkan dua narasumber, yaitu dr. Herwindo Pudjo Brahmantyo, SpPD., K-H.Onk.M. dan Meirina Dwi Larasati, SST., M.Gizi. Kedua narasumber memberikan ulasan ilmiah dari perspektif klinis dan ilmu gizi, sekaligus menyampaikan berbagai masukan konstruktif untuk penyempurnaan isi buku pada edisi berikutnya. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif. Berbagai pertanyaan mengenai penerapan interaksi obat dan makanan dalam praktik pelayanan kesehatan menjadi pembahasan yang menarik serta memberikan wawasan baru bagi peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan sivitas akademika semakin memahami pentingnya literasi kesehatan dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam dunia pendidikan maupun praktik profesional. Sebagai pusat sumber belajar, Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan budaya literasi, memfasilitasi diseminasi karya ilmiah sivitas akademika, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif yang mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Poltekkes Kemenkes Malang